Terkait Pengaduan Ketua Gaspool Lampung yang Diteror, BNI Tanjungkarang: Itu Bukan dari Pihak BNI

  • Whatsapp

Bandarlampung, – Ketua Gaspool Lampung, Miftahul Huda, mendatangi Bank Negara Indonesia (BNI) tanjung Karang, pasalnya ia merasa terganggu karena mendapat teror telepon yang menagih hutang salah satu anggota Gaspool.

“Saya lagi rapat di Diskoperindak, tiba-tiba mendapat telepon yang mengatakan agar anak buah saya segera membayar hutang, ketika saya konfirmasi kepada yang bersangkutan, ia mengaku Shin 2015 pernah mengambil kartu kredit di BNI dan ia terakhir membayar tahun 2016 karena dia resign dari pekerjaannya, yang saya sesalkan penelpon tersebut menelpon saya berkali-kali dengan nomor yang berbeda, dan berkata yang tidak sopan,” ucapnya kepada Haluan Grup, Kamis (4/6/2020).

Miftahul Huda melanjutkan bahwa “Ya mungkin pihak ketiga atau sejenis debt collector, tapi kan pasti rekanan dari BNI, jadi diharapkan untuk kedepan BNI atau perbankan dan pembiayaan lain yang menggunakan jasa penagihan pihak ketiga agar dapat lebih selektif memilih rekanan karena terkait nama baik perusahaan juga. Tapi saya cukup puas dengan penjelasan yang lugas dari Pihak BNI Tanjung Karang yang sudah sangat baik menerima pengaduan saya,” ucapnya usai bertemu dengan Pimpinan Cabang BNI Tanjung Karang.

Baca Juga :  Kadis Pariwisata Pimpin Langsung Acara Bersih-Bersih Pantai

Sedangkan ditempat yang sama, Pimpinan Cabang BNI Tanjung Karang, Aan Sastra menjelaskan bahwa pihaknya tidak ada kaitannya untuk urusan kartu kredit, karena kartu kredit wewenang pusat.

“Dan penelpon pun tidak menyebutkan dari BNI, jika dia menyebut BNI pasti kami telesuri, dan saya rasa penelpon bukan dari BNI, karena pihak kami jika menagih tidak pernah berkata kasar, apalagi di jaman covid ini, kami datangi mereka (yang meminjam) kami bilang ada perpanjangan angsuran tanpa penambahan bunga,” tandasnya. (Sus)

Facebook Comments