Terindikasi Malpraktek, Bidan Dan RS di Kota Bekasi Digugat Ke Pengadilan

Ilustrasi

BEKASI – Terkait beredarnya kabar tentang dugaan mal praktek yang di lakukan oleh bidan D dan Rumah sakit A yang berdomisili di kota Bekasi yang telah masuk ke persidangan, dengan No. Perkara 574/Pdt.G/2021/PN BKS.

Tim yang tergabung di Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) melakukan konfirmasi ke Dinas kesehatan kota Bekasi pada, Rabu (29/12/2021).

Sekretaris Dinas Kesehatan Nia Aminah Saat ditemui diruang kerjanya menjelaskan, tentang perijinan dan registrasi yang di miliki oleh bidan D pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Mengenai SIP dan STR bidan D kami tengah melakukan koordinasi pak jadi mohon bersabar ya nanti kita sampaikan ke media,” katanya.

Masih di tempat yang sama, Staf administrasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi Vivi mengatakan, untuk perijinan bisa di cek di web site dan DPMPTSP.

Baca Juga :  AMKEI Bantah Kelompok Jhon Kei Terlibat Bentrokan di Bali

“Untuk permasalahan perijinan kita sudah menggunakan sistem online dan data basenya ada di DPMPTSP kami (Dinas Kesehatan) hanya sebagai monitoring saja,” katanya.

Lebih lanjut Vivi mengatakan, terkait sanksi yang akan diambil oleh Dinas Kesehatan pihaknya harus berkoordinasi dahulu dengan pihak terkait.

“Ya kalau bicara sanksi jelas berupa penutupan atau pencabutan ijin praktek tapi itu semua butuh proses dan investigasi terlebih dahulu.” Pungkasnya.

Perlu diketahui dugaan kasus mal praktek yang dilakukan oleh pihak bidan D dan Rumah Sakit A telah memasuki persidangan yang teregister di PN Kelas 1A Bekasi.

Awak media yang tergabung di Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) mencoba konfirmasi dan meninggalkan kontak perwakilan TIM ke bidan D dan RS. A namun sampai berita ini ditayangkan tidak memberikan tanggapan. (jerry /Red)

Baca Juga :  AMKEI Bantah Kelompok Jhon Kei Terlibat Bentrokan di Bali

Pos terkait