Tanah Bergerak Selalu Terjadi Setiap Tahun di Desa Majakerta

  • Whatsapp

Pemalang – Bencana alam tanah bergerak rutin setiap tahun terjadi di Desa Majakerta Kecamatan Watukumpul. Akibatnya 25 rumah warga mengalami retak-retak, bahkan ada 1 rumah yang terpaksa dirobohkan karena kondisinya mengkhawatirkan.

Kepala Desa Majakerta Kecamatan Watukumpul Kuswadi menyebut, 25 rumah yang mengalami retak-retak berada di Penusupan RT.07 RW.04. Rata-rata kondisi rumah mengalami retak pada bagian dinding, lantai dan sebagian pondasi rumah. “Satu rumah milik Wandoyo terpaksa dirobohkan karena kondisinya sudah mengkhawatirkan,” ujarnya, Rabu (7/4).

Kuswadi menyampaikan, demi keamanan, Pemerintah Desa Majakerta sudah berupaya untuk mengungsikan warga yang rumahnya retak-retak ke tetangga atau saudara terdekat, namun mereka bersikeras tetap tidak mau pindah, dengan alasan bahwa yang mereka tempati merupakan peninggalan nenek moyang mereka. “Demi keamanan, kami akan terus membujuk mereka supaya bisa pindah,” kata Kuswadi.

Baca Juga :  Sebanyak 12 Sumur Ilegal Drilling Aktif Ditutup

Menurutnya, bencana tanah bergerak yang terjadi di wilayahnya merupakan rutin dan setiap tahun bisa dikatakan ada. Sejumlah stake holder seperti BPBD Provinsi sudah meninjau ke lokasi, bahkan telah memasang alat deteksi dini bancana atau EWS (Early Warning System) 1 buah yang dipasang secara paralel di 2 titik. BPBD Kabupaten juga rutin mengecek, bahkan Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat juga sudah berkunjung ke lokasi. “Tahun ini merupakan yang agak parah, tapi bersyukur, tidak ada korban jiwa,” Tambahnya

Dia mengatakan, demi keselamatan warganya, pihaknya akan terus mengupayakan agar warga yang rumahnya terdampak bencana tanah bergerak untuk sementara bisa pindah ke tempat yang lebih aman, sementara ia terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani bencana tersebut.

Baca Juga :  Perumda Air Minun Tirta Mulia Luncurkan AMDK Ajibpol

Sementara itu Camat Watukumpul Umroni, saat dikonfirmasi via Whatsaap membenarkan adanya bencana alam tanah bergerak di Desa Majakerta. Menurutnya kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak desa bersama dinas terkait, termasuk dari Muspika Kecamatan Watukumpul. (Tris/rd)

Facebook Comments