Setelah TDM, Kini Giliran Lautan Teduh Yamaha Membuang B3 Sembarangan

  • Whatsapp

Lampung Selatan – Seusai TDM, kini giliran PT. Lautan Teduh Yamaha cabang Kalianda, yang diduga tak dilengkapi izin TPS.

Kepala sistem pengelolaan limbah
LB3 dinas lingkungan hidup (DLH) kabupaten Lampungselatan akan menindak tegas perusahaan membandel.

PT. Lautan Teduh Yamaha cabang kalianda tak punya Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) dan meletakkan Bahan berbahaya beracun (B3) di sembarang tempat. Hal itu menuai kesimpatikan dinas lingkungan hidup (DLH).

Kasi pengelolaan limbah B3 dinas lingkungan hidup (DLH) Chotib, angkat bicara akan hal itu.

Menyikapi dari pemberitaan awak media Haluanindonesia.co.id, dalam waktu dekat DLH akan membentuk tim monitoring guna menertibkan perusahaan yang tidak taat aturan.

Baca Juga :  Bupati, Danrem, dan Kapolda Panen Raya di Kampung Tangguh Nusantara

Hal yang sangat disayangkan melihat bahan berbahaya beracun yang tergeletak disembarang tempat, chotib kepala sistem pengelolaan limbah B3 dengan wajah terkesima menyayangkan perilaku perusahan cabang yang tak taat aturan.

“Kami sesegera mungkin akan membentuk tim, dan menindak tegas perusahaan cabang tersebut, aturannya sudah jelas, “tegasnya.

Dalam hal ini hendri selaku kepala cabang saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, “saya rasa tidak perlu untuk izin karena kami untuk mekanisme dan pengelolaannya sudah diatur perusahaan pusat,” katanya.

Sesuai dengan petaruran dengan peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) No. 18 Tahun 2009 tentang pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Sudah dijelaskan dalam Dokumen penyimpanan limbah B3, secara detail sudah diatur disitu, “tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Pesibar Hadiri Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2019

Dan sebagaimana tertuang dalam Undang- Undang RI No.32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (Shn)

Facebook Comments