Sertifikat Prona Ranah Warga Desa Kebagusan Bermasalah

Ilustrasi

PESAWARAN – Sejumlah Warga Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, mempertanyakan kelanjutan Prona Sertifikat tanah milik mereka yang tidak kunjung selesai pada tahun 2018 lalu. “bahkan menurut beberapa Warga, berkas pengajuan telah dikembalikan kepada warga, karena pihak Desa tidak mampu menyelesaikan pembuatan Sertifikat tersebut.

Tidak hanya itu, menurut salah satu warga, meski berkas telah dikembalikan, namun Uang yang diminta oleh pihak desa ketika akan mengurus prona tersebut tidak lagi dikembalikan kepada warga yang telah dimintai dengan alasan atministerasi pembuatan prona, ”

“Kami telah mendatangi kantor Desa menanyakan perihal kelanjutan Sertifikat tanah milik kami, dan pihak desa telah mengembalikan berkas kepada kami, tapi cuma berkas aja kalau uang yang kami setorkan itu nggak dikembalikan, saya udah setor 500 ribu,”  kata salah seorang warga, yang enggan namanya dituliskan, Senin (24/01/2022).

Baca Juga :  Bupati Dendi Tinjau Persiapan Penyelenggaraan Harvesting GERNAS

Warga Dusun Kampung Sawah ini juga mengatakan salah satu staf desa yang dulu mengurus pembuatan Sertifikat warga kini telah diberhentikan atau tidak lagi menjabat selaku staf desa.

Dan Kaur “Selaku pengurus prona ini juga udah diberhentikan jadi kami bingung sekali mesti bagaimana ” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Kebagusan,Tohir, membenarkan hal itu namun dirinya mengatakan akan memberikan penjelasan secara langsung terkait keluhan masyarakat tersebut

Maaf namanya desa kan pelayanan didesa selalu rame ke kantor desa aja besok ya biar lebih jelas ” ucap Kepala Desa Kebagusan Tohir.(wandi)

Pos terkait