Serbuan Banjir Warga Nunyai Rajabasa, Bentuk Tata Kelola Kota “Basing Asal Jadi” Pemkot Didesak Segera Evaluasi

  • Whatsapp
Banjir di Nunyai Rajabasa

Bandarlampung – Banjir yang tepat didepan Living Plaza Bandar Lampung menuai kritik dari berbagai elemen. Masyarakat mulai geram dan menilai Pemerintah Kota sembarang dalam penataan lingkungan karena terkesan abai pada keselamatan dan kenyamanan warganya, Rabu (10/11/2021).

Sebelumnya, insiden banjir tersebut Viral diberbagai pemberitaan dan juga jagad sosial media yang menampilkan gambar genangan banjir yang berada tepat didepan Living Plaza Jl. Zainal Abidin Pagar Alam, Rajabasa Kota Bandar Lampung yang terlihat tengah dalam proses pembangunan itu.

Menyikapi hal tersebut, Irfan Tri Musri Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung mengatakan, insiden banjir tersebut menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung agar tidak sembarang dalam menerbitkan izin.

Baca Juga :  Pimpinan Haluan Lampung: Siapapun yang Lakukan Kekerasan ke Wartawannya, Akan Kami Kawal di Muka Hukum Bentuk Perlindungan Perusahaan

“Jangan mengatasnamakan Investasi dan ekonomi, lalu pemerintah abai terhadap keselamatan dan kenyamanan rakyatnya, peristiwa banjir ini merupakan peringatan keras bagi Pemkot Bandar Lampung dalam menerbitkan izin,” Kata Irfan.

Irfan juga menambahkan bahwa, warga setempat juga menganggap bahwa banjir ini berkaitan dengan hilangnya tempat resapan air yang berada di sekitar wilayah pusat perbelanjaan Living Plaza yang tengah dibangun.

Tidak hanya Irfan (Walhi). Idris Abung, Koordinator Umum (Kordum) Barisan Anak Lampung Analitik Keadilan (BALAK) Lampung juga memberikan respon atas peristiwa banjir tersebut.

“Sudah sedari dulu, masyarakat telah menyampaikan aspirasi perihal banjir yang kerap kali melanda disejumlah titik kota Bandar Lampung ini. Namun sampai saat ini persoalan banjir ini juga tak juga selesai. Saya kurang tahu apakah apsirasi ini di dengar atau tidak di dengar.

Baca Juga :  Kejati Lampung Akan Panggil Kembali Saksi Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI yang Mangkir

Pemkot Kota bandar Lampung jangan berlagak buta tuli dengan urusan banjir bandang ini sebab warga sudah cukup lama menderita akibat banjir yang selalu hadir ketika musim penghujan jangan hanya karna kepentingan pihak pihak tertentu mengorbankan masyarakat , Pemkot harus segera punya sikap dan tindakan konkrit soal ini, sesegera mungkin tindaklanjuti,” kata Indris Abung Kordum BALAK Lampung itu.

Lebih lanjut Idris mengatakan, peristiwa banjir yang melanda beberapa titik di wilayah Kota ini juga akibat lalai dan terkesan abainya Pemkot Bandar Lampung terhadap kenyamanan dan keamanan lingkungan masyarakat. “Seperti tanpa sebuah analisis yang mendalam Pemkot jadi terkesan semau mau memberikan izin terhadap rencana pembangunan di Kota ini, sehingganya berdampak pada lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Very Sudarto Resmi Dilantik Sebagai Ketua Jaguar Shooting Klub Kota Metro Periode 2021-2025

Kordum BALAK Lampung itu juga mendesak Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera melakukan kajian dan evaluasi dalam penataan tata ruang kota, dengan harapan dapat menciptakan perubahan yang signifikan terhadap lingkungan masyarakat. (*)

Pos terkait