Sengketa Ijin Tegal Mas, KPK Tipikor Duga Ada Aparat Hukum ‘Bermain’

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG – Terkait perijinan Pulau Tegas Mas, hingga mengarah pada sengketa hukum, Yayasan Komisi Pengawas Korupsi (KPK) Tipikor Lampung menilai penegak hukum tidak tegas dalam mengambil langkah hukum.
KPK Tipikot menduga, alotnya perijinan Pulau Tegal Mas dan Dermaga Penyebererangan Pantai Sari Ringgung lantaran ada aparat hukum yang bermain.
“Nah menurut saya disini, pelaksanaan hukum tidak dilaksanakan dengan baik. Karena menurut saya disitu juga ada keterkaitan aparat hukum yang bermain di situ,” kata Ketua DPP Yayasan KPK Tipikor Dr. Marwan,SH,MH, usai pelantikan pengurus di Sekretariat DPW KPK Tipikor Lampung, Kamis (22/8).

Dikatakannya,sampai saat ini masih terdapat aktivitas di areal dermaga penyebrangan Marita Sari Ringgung dan juga di wisata Pulau Tegal Mas. Artinya, plang segel dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut tidak diindahkan.
Menurut Marwan, permasalahan aktivitas di dermaga penyebrangan Marita Sari Ringgung dan Pulau Tegal Mas yakni hanya persoalan ijin yang harusnya diselesaikan dan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung serta penegak hukum terkait dalam menyelesaikan masalah tersebut.
“Pertama Pemprov harus tegas dan yang kedua masyarakat harus mendukung. Jangan sampai yang satu sisi tegas dan yg satu sisi lainnya tidak tegas, kalau mau tegas ya harus tegas semua dalam proses hukum,” ujarnya.
Marwan juga menyarankan, Pemprov agar dapat memberikan solusi terbaik.
“Pemerintah kenapa tidak beri ijin, kenapa persoalan yang seharusnya mudah tapi malah terkesan dipersulit. Seharusnya ada win win solution yang tidak hanya menebas,” jelasnya.
Setelah itu, Marwan juga berharap, agar penegak hukum yang terkait dapat bertindak tegas sehingga persoalan Tegal Mas dan Penyeberangan dermaga Marita Sari Ringgung itu tidak ada tebang pilih. (Refky/JJ).

Baca Juga :  Lomba Orasi Unras Piala Kapolri 2021 Polda Lampung Sukses, Ini Pemenangnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.