Sempat Dibuka, 5 Bulan Kantor Desa Dokulamo Kembali kena Segel Warga

Kemeja Putih Camat Galela Barat, Abdul Wadud Umar Show bersama Staf Khusus Bupati Bidang Ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Isran Syukur saat memberikan keterangan kepada wartawan, (foto CW)

Tobelo – Kantor Desa Dokulamo, kecamatan Galela Barat, kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku sudah 5 bulan tidak berfungsi akibat di segel oleh warga setempat.

Penyebab di segelnya kantor Desa tersebut karena ketidakpuasan dengan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun anggaran 2019.

“Memang penyebabnya masalah BLT tahun 2019, yang mana masyarakat merasa tidak puas dengan proses pembagian yang di distribusi oleh Kepala Desa,” Kata Camat Galela Barat, Abdul Wadud Umar Show.

Bahkan, ungkap Camat sebut, permasalahan ini sudah berulang kali dimediasi, namun masyarakat masih terus melakukan penyegelan kantor Desa.

“Memang sudah berulang kali dimediasi dan sempat dibuka, Namun belum lama ini kembali dilakukan penyegelan,”ungkap Camat.

Terkait dengan pelayan administrasi terhadap masyarakat, Camat sebut masih berjalan baik.

“Saya selalu monitoring, dan Pemdes terus melakukan aktivitas seperti biasa walaupun tidak dikantor desa langsung, sehingga kepentingan masyarakat masih berjalan normal,” ucap dia.

Tak hanya itu, Staf Khusus Bupati Bidang Ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Isran Syukur, yang juga sebagai Masyarakat Desa setempat, menyesali tindakan yang dilakukan masyarakat. Menurutnya, soal problem tersebut harusnya diselesaikan dengan kepala dingin.

“Seharusnya Kantor Desa itu tidak bisa dipalang (segel), karena itu sebagai simbol Desa, Daerah bahkan Negara. Jika ada oknum yang menyegel kantor tersebut, alasannya apa? kalau alasannya soal BLT itu juga tidak rasional, seharus ini dibuka agar pelayan publik bisa berjalan.

Sebagai anak kampung juga, saya berharap agar secepatnya dibuka, kerana Pemerintah Daerah (Dinas terkait) sudah menindaklanjuti persoalan tersebut,” jelas Isran. (CW/hn)

Pos terkait