Seluruh Penumpang KMP Salvatore selamat

  • Whatsapp

SUKADANA- Semua penumpang Kapal Feri KMP Salvatore selamat pascaperistiwa kapal tersebut mati mesin di sekitar Pulau Panjurit, dua mil dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan pada Senin (3/2) sore.

“Semua penumpang KMP Salvatore selamat, korban jiwa nihil,” kata Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syaifullahil Maslul dihubungi dari Lampung Timur, Senin (3/2) malam.

Syaifullahil Maslul saat dihubungi pukul 22.20 WIB menyatakan evakuasi telah rampung.

Dan semua penumpang dibawa ke ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni.

“Evakuasi sudah selesai, tadi dilakukan oleh tim Basarnas,” jelasnya.

Syaifullahil Maslul mengatakan langkah selanjutnya pascaevakuasi penumpang, crew kapal berupaya menghidupkan lagi mesin KMP Salvatore untuk menjemput kembali penumpangnya di Pelabuhan Bakauheni, dan meneruskan perjalanan ke Pelabuhan Merak, Banten.

Baca Juga :  Dandim 0410/KBL Serahkan Bantuan Printer kepada Staff Jajaran Kodim

“Penumpangnya sekarang menunggu kembalinya Kapal KMP Salvatore, karena barang-barang mereka masih ada yang tertinggal di kapal, seperti mobil” jelasnya.

Sebelumnya diwartakan, Kapal Feri KMP Salvatore yang bertolak ke Pelabuhan Merak, Banten dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan mengalami mati mesin pada Senin (3/2) sore sehingga penumpangnya harus dievakuasi.

Posisi KMP Salvatore mati mesin berada dekat Pulau Panjurit, kurang lebih 2 mil dari Pelabuhan Bakauheni.

Kronologisnya, KMP Salvatore bertolak ke Pelabuhan Merak, Banten pukul 17.17 WIB dari dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni dengan membawa penumpang pejalan kaki 58 orang dan 41 kendaraan campuran.

Pukul 17.37 WIB perwira kapal KMP Salvatore melaporkan ke petugas STC (ship traffic control) Bakauheni bahwasanya kondisi kapal dalam keadaan mati (black out) dan melepaskan jangkar agar kapal tidak terbawa arus atau hanyut.

Baca Juga :  Dua Tiyuh akan Dijadikan menjadi Pembangunan Lapas Tubaba

Selanjutnya, pada pukul 20.30 WIB, perwira kapal melaporkan kembali ke petugas STC Bakauheni untuk dilakukan evakuasi penumpang disebabkan mesin belum dapat dihidupkan.

Pukul 20.35 WIB, penanganan evakuasi dilakukan oleh pihak ASDP dan Basarnas dengan menggunakan tugboat ASDP Merak dan kapal milik Basarnas.

Penumpang selanjutnya dievakuasi oleh tim penyelamat ke Pelabuhan Bakauheni dan ditempatkan di ruang tunggu. (ant)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.