Sekda Mesuji Membuka Acara Rapat Konsultasi Publik RP21 IPDMIP

  • Whatsapp

Mesuji – Sekertaris Daerah Syamsudin S. Sos membuka acara rapat konsultasi publik terkait penyusunan rencana pembangunan dan pengelolaan irigasi (RP21)  integrated parcipatory development and management of irrigation program (IPDMIP) kabupaten Mesuji di Hotel Adzam,Brabsan kamis (17/12).

Kabupaten Mesuji memiliki potensi sumber daya air yang tinggi untuk irigasi. Potensi sumber daya air yang dimaksud adalah Sungai Mesuji dengan panjang 220 Km dan daerah alir 2.053 kilometer persegi dan bermuara di Laut Jawa, sekaligus merupakan batas alam antara provinsi Lampung dan Provinsi Sumatra Selatan. Daerah aliran sungai ini memegang peranan penting dalam sistem hidrologi wilayah Kabupaten Mesuji dan sekitarnya yaitu sebagai daerah tangkapan air dari sungai-sungai besar dan mempengaruhi keadaan iklim secara keseluruhan.

Baca Juga :  Telur Busuk Ditemukan Dalam Penyaluran BPNT di Desa Sambeng

Kabupaten Mesuji terdapat 41 Daerah Irigasi yang kewenangan Pemerintah Kabupaten Mesuji, di mana sembilan diantaranya telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 14 /PRT/M/2015 tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi, serta dua Daerah Irigasi kewenangan pusat, yaitu Daerah Irigasi Mesuji Tulang Bawang dengan luas 20.687 hektare dan Daerah IrigasiRawa Mesuji Atas dengan luas 20.730 hektare.

Selain itu, irigasi memiliki peran penting bagi sektor pertanian yang merupakan komoditas utama perekonomian wilayah Kabupaten Mesuji, yaitu padi sawah dengan luas lahan 32.564 hektare denganproduksi 387.487 ton Gabah Kering Giling pertahun pada tahun 2019 dan terus meningkat tiap tahunnya.

Namun demikian, potensi pertanian maupun daerah irigasi yang cukup besar tersebut tidak akan memberikan keuntungan optimal tanpa adanya keandalan sistem irigasi. Pembangunan sarana-prasarana irigasi dan peningkatan pada sektor infrastruktur saja tidak akan cukup untuk meningkatkan nilai kinerja sistem irigasi. Untuk itu, perlu adanya peran kelembagaan sebagai motor penggerak berfungsinya pengelolaan irigasi.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Keluarkan SE Dalam Upaya Pencegahan Serta Pengendalian Covid-19

Dalam sambutanya samsudin mengatakan untuk mewujudkan Kabupaten Mesuji sebagai lumbung pangan di Provinsi Lampung dan nasional, pemerintah Kabupaten Mesuji sangat mendukung program Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (PPSIP) yang merupakan salah satu kebijakan untuk mewujudkan keberlanjutan sistem irigasi.terangnya

Ia menambahkan IPDMIP atau Integrated Parcipatory Development and Management of Irrigation Program sebagaipelaksanaan PPSIP dilaksanakan untuk mewujudkan pemanfaatan air dalam bidang pertanian yang penyelenggarakannya dilakukan secara partisipatif.

“tujuan pelaksanaan partisipatif tersebut, yaitu untuk meningkatkan rasa memiliki, rasa tanggung jawab serta meningkatkan kemampuan masyarakat petani dalam rangka mewujudkan sistem irigasiyang berkesinambungan”.paparnya

Sebagai satu kesatuan, sistem irigasi melibatkan banyak unsur, diantaranya Pemerintah Daerah, petani pemakai air, kelompok tani, dan pengguna jaringan irigasi lainnya. Kolaborasi dari unsur-unsur tersebut perlu dibangun dengan baik agar tujuan akhir sistem bisa tercapai.

Baca Juga :  Tepat 7 Hari Sahabat Meninggal: Forum Advokat Pemalang Adakan Doa dan Tahlil Bersama

Ia berharap sebagai komitmen dalam mendukung implementasi kebijakan PPSIP, Pemerintah Kabupaten Mesuji tengahmenyusun dokumen Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I) yang akan menjadi pokok bahasan rapat konsultasi pada hari ini. Untuk itu, melalui kesempatan ini, saya berharap agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk ruang diskusi dalam rangka pengelolaan irigasi di Kabupaten Mesuji yang lebih baik kedepan.

(Ardi)

Facebook Comments