Sejahterakan Rakyat Bukan Perkara Mudah

GUNUNGSUGIH- Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto, menuturkan upaya-upaya pemerintah daerah menyejahterakan masyarakat bukanlah perkara mudah. Sebab perlu komitmen kuat untuk memulai dan mempertahankannya. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membangun Lamteng.

“Jika andalkan keuangan pemerintah daerah yang terbatas membangun kabupaten ini, kita akan tertinggal kabupaten/kota yang ada di Indonesia,” ungkapnya saat mengukuhkan Paguyuban Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Lamteng periode 2019-2024 di Aula LEC Paramarta, Kecamatan Seputih Banyak, Senin (25/11).

Loekman juga mengungkapan, tahun depan memberangkatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) studi banding ke Bali guna mempelajari pemanfaatan air secara maksimal. Melalui hal itu, Loekman berharap P3A Lamteng dapat mengatur pemanfaatan air guna mewujudkan Lamteng berkedaulatan pangan tahun 2025.

Baca Juga :  Kanwil Kumham Lampung Dukung PN kembali Gelar Sidang "Offline"

“Pak Kepala Dinas Pertanian sudah berkoordinasi ke saya untuk tujuan itu. Karena saya adalah anak petani, maka naluri saya spontan bergerak. Langsung saya iya kan ide itu. Karena saya sadar betul jika air adalah kebutuhan hidup masyarakat yang harus dikelola dengan baik,” jelas Bupati.

Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini juga berpesan agar P3A yang akan berangkat studi banding ke Bali untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk kemaslahatan masyarakat pertanian secara luas.

“Kita bersama akan mewujudkan Lampung Tengah yang nyaman dan sejahtera. Tujuan itu akan mudah kita raih, jika kita terus bersama dalam semangat gotong royong,” ujar mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkot Bandar Lampung ini.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Harkitnas Ke -114 Provinsi Lampung

Sementara, Kadis Pertanian Kreshna Rajasa menyatakan, pihaknya akan memprioritaskan pupuk organik untuk lahan pertanian di Lampung Tengah. “Terlebih ini sudah dicanangkan oleh pemerintah pusat,” tandasnya.

Ketua Paguyuban Gapoktan Lamteng, Paryono, menjelaskan seluruh jajaran pengurus Paguyuban Gapoktan Lampung Tengah, mulai tingkat kecamatan hingga kampung ikut hadir dalam kegiatan itu, yang mencapai 1.500 orang.

“Saya berharap pengurus bisa bersama-sama membangun Lamteng dengan membesarkan Gapoktan serta meningkatkan pertanian menjadi Lebih baik. Pengurusan yang kita bentuk punya keahlian bidang pertanian, pupuk, hama, maupun tanah. Sehingga, dalam bertani masyarakat tak bingung bila menemukan kendala,” ujarnya.

Dilanjutkannya, Gapoktan sudah tidak asing lagi dengan pupuk organik, sehingga nantinya dapat membina anggota-anggotanya di tingkat bawah, agar lebih terorganisir dengan baik. (dodi)

Baca Juga :  Wagub Chusnunia Ajak Para Peternak Bersinergi dalam Pembangunan Lampung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.