Rumusan RDTR Prediksi Target Pencapaian

  • Whatsapp

GISTING- Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Negara (BPN) RI menggelar Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Materi Teknis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Tanggamus tahun 2019 di Aula Hotel 21 Kecamatan Gisting, Kamis (14/11).

Wakil Bupati Tanggamus AM Syafi’i, mengatakan kegiatan ini untuk membahas pola ruang dan struktur ruang, peraturan zonasi dan kebijakan tata ruang di wilayah Tanggamus. Itu diharapkan tak menimbulkan pengaruh kondisi lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

“FGD ini dapat memuat saran dan masukan final para pihak terlibat dan stakeholder terkait, agar tercapainya tujuan bersama. Termasuk stakeholder bidang lingkungan hidup karena proses kajian lingkungan hidup strategis sangat penting dan srategis sangat penting untuk menuntun dan menjamin tak terjadi efek negatif demi keberlangsungan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  DPD PKS Metro Berkurban 3 Ekor Sapi dan 4 Kambing

Dia juga berharap agar besok ada kegiatan lanjutan yang dapat menghadirkan dan melibatkan masyarakat sebagai bentuk bahwa kegiatan ini partisipatif.

“Artinya, kegiatan ini bukan bicara maunya pemerintah saja, melainkan dalam perspektif masyarakat. Nantinya, seperti apa juga sepanjang memang ada persoalan yang perlu diselaraskan, itulah perlu konsultasi publik,” katanya.

Dia menjelaskan, pembahasan perumusan dasar RDTR ini berfungsi memprediksi tingkat keberhasilan atau target pencapaian dari rencana pengembangan kawasan perkotaan Gisting dan kawasan lain di Tanggamus.

“FGD ini juga akan memberikan pandangan terhadap resiko-resiko dan ancaman yang akan dihadapi hingga resiko dan ancaman tersebut dapat dihindari dan diminimalisasi,” ucapnya.

Kepala Seksi Bina Kota dan Perkotaan Wilayah Satu Fahmi Abduh, perwakilan dari Direktur Jenderal Tata ruang Kementrian ATR /BPN RI menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian yang tak dapat terpisahkan dan hari ini FGD lanjutan KP 2.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Do'a Bersama Lintas Agama

“Progres kegiatan yang telah kita laksanakan bagaimana kita merumuskan tata ruang Gisting dan hari ini untuk finalkan hasil tata ruang tersebut. Kemudian membahas zona tata ruang ini termasuk zonasi mana yang harus kita lindungi dan zonasi dipromosikan,” katanya.

Dia menjelaskan, perumusan program yang nantinya jadi bagian yang tak bisa terpisahkan. ini agar kedepan kita bisa mengintegrasi di Gisting dengan rencana jangka menengah atau jangka panjang untuk kedepannnya. Lokasi terbaik untuk dilaksanakan RPJM terkait dengan tata ruang khususnya di Gisting.

Tolak ukur zonasi kata ia, untuk mengarahkan dalam pembanguanan yang berkelanjutan nantinya akan kita terjemahkan dalam FGD.

“Kita juga melibatkan masyarakat salah satu sebagai persyaratan dokumen KPPR Gisting akan kita bawa ke pusat untuk ditindak lanjuti,” katanya. (lmi)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.