RSUD M. Thohir Pesibar Layani Pembuatan Surat Bebas Covid-19

  • Whatsapp

Pesisir Barat – Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat terus intensif dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Kadiskes Pesibar, Tedi Zadmiko, mengungkapkan bahwa hal tersebut sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat untuk segera mempersiapkan berbagai inovasi protokol kesehatan menghadapi kondisi New Normal Life yang akan dihadapi oleh setiap daerah, Senin (08/06/2020).

“Sesuai dengan data kasus terkonfirmasi positif Covid-19, bahwa Covid-19 banyak dibawa oleh para pelaku perjalanan. Oleh karena itu, mereka yang tidak dapat menetap dalam waktu yang lama untuk berada di rumah atau dengan kata lain terpaksa harus melakukan perjalanan guna melaksanakan aktivitas maka sudah ditetapkan protokol untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Tedi.

Baca Juga :  Sejaterahkan Guru Honor, Gubernur Arinal Luncurkan Kartu Pendidik Berjaya

“Sebagaimana diketahui, saat ini untuk dapat memasuki wilayah tertentu harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang mana syarat diterbitkannya surat tersebut harus dilakukan Rapid Test Covid-19,” jelas Tedi.

Menindaklanjuti surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung nomor 443/1074/V.02.4/VI/2020, tertanggal 5 Juni 2020, Perihal Pemberitahuan Rapid Test di Dinas Kabupaten/Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat memerintahkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir sebagai pelaksana Rapid Test.

“Untuk pelayanan pembuatan surat bebas Covid-19 di RSUD KH. Muhammad Thohir akan dimulai pada tanggal 9 Juni 2020 dengan waktu pelaksanaan dimulai pukul 08.00 s.d. 12.00 WIB. Adapun persyaratannya merupakan warga Kabupaten Pesisir Barat, membawa surat keterangan dari Peratin/Lurah dan bagi pelaku perjalanan serta bagi ASN, TNI dan Polri wajib melampirkan surat tugas,” tambah Tedi.

Baca Juga :  Nunik Minta Pedagang dan Pembeli Selalu Gunakan Masker

Setiap pemeriksaan pelaku perjalanan wajib akan didokumentasikan dan dilampirkan hasil Rapid Testnya. 

Namun demikian, dikarenakan keterbatasan dan mengutamakan skala prioritas, maka pelayanan ini dihimbau untuk dipergunakan bagi yang benar-benar sangat memerlukan, misalnya untuk keluar dari wilayah Pesisir Barat, tutup Tedi. (*)

Facebook Comments