Ribuan Driver GOJEK Lampung Tuntut Insentif Turun

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG – Ribuan driver Gojek terkait berkumpul di Tugu Adipura, Bandar Lampung untuk melakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut penurunan insentif secara sepihak, Kamis (5/9)

Salah satu massa aksi yang juga sebagai driver gojek, Purnomo menyampaikan, para driver gojek menginginkan jika insentif dikembalikan seperti semula.
“Akibat penurunan insentif secara sepihak, kami merasa di rugikan, kami protes kepada perusahaan, uang makan tidak cukup,” ujarnya.
Koordinator aksi GEDOR Lampung Miftahul Huda mengatakan pihaknya memberontak pemotongan karena mereka ingin menyatakan dengan sikap tidak sepakat adanya pemotongan tersebut per 2 September lalu.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi oleh Gojek, para pengemudi akan terus menduduki kantor Gojek Lampung dan bahkan mengancam akan mengusir Gojek dari bumi Lampung,” kata dia.
Usai berkumpul di bundaran Gajah, ribuan driver tersebut segera menyambangi kantor Gojek yang berada di Jalan Wolter Monginsidi.
Berkenaan dengan hal itu, GO-JEK Indonesia tetap bertahan dengan insentif yang di berlakukan pada tanggal 2 September 2019, dan berharap normal kembali dengan insentif yang ada.

Baca Juga :  Satlantas Polres Mesuji Bersama Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Lakukan Safety Riding

Head of Regional Corporate Affairs GOJEK Teuku Parvinanda mengatakan, pihaknya tidak akan merubah penurunan insentif, dan tetap bertahan dengan penerapan insentif yaitu 50 persen dari insentif sebelumnya.

“Penyesuaian insentif diberikan, karena kenaikan tarif yang diberlakukan oleh Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 348 Tahun 2019 Seiring dengan meningkatnya pendapatan organik mitra driver dari tarif,” kata Andri sapaan akrabnya.

Dia meneruskan, penyesuaian insentif pihak GO-JEK itu akan memberikan banyak promo Dan layanan cashback, agar mitra GOJEK tetap di untungkan.

“Mempasilitasi dengan banyak promo mulai dari layanan Cashback, kan promo ini menguntungkan mintra, tarifnya kan masih tetap berjalan, dan pendapatan pokoknya masih tetap dapat,” terangnya. (Uwi)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.