Razia BNNP Lampung 10 Positif Narkoba, 4 Berasal Dari Naight Club Southbank

  • Whatsapp
foto istimewa

Bandarlampung- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, berhasil menjaring empat pengunjung positif menggunakan narkoba dari Naight Club Southbank saat menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Bandarlampung, Sabtu malam hingga Minggu (20/9/2020) dini hari.

Tim BNNP Lampung menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Bandarlampung, antara lain, Naight Club Southbank, Karaoke Avatar, Karaoke New Dwipa, Karaoke Selebriti dan Karaoke Tanaka. Dalam razia tersebut petugas mengamankan setidaknya 10 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Razia dipimpin langsung Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, dengan melibatkan puluhan personel dan dua anjing pelacak atau K9. Razia dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyasar Karaoke Selebriti. Sedangkan tim dua merazia Karaoke Avatar, Karaoke Tanaka dan Karaoke New Dwipa. Usai merazia karaoke, Tim satu dan dua bergabung untuk merazia night club Southbank.
Pantauan di lokasi razia seperti di Karaoke Avatar dan Karaoke Selebriti dan Karaoke Tanaka serta Karaoke New Dwipa, para pengunjung kaget bahkan ada yang panik saat melihat kedatangan puluhan anggota BNN, dengan membawa peralatan tes urine. Para pengunjung, pemandu lagu hingga karyawan dan manajer dilakukan tes urine. Sementara anjing pelacak menyisir setiap ruangan dan kendaraan yang parkir di tempat hiburan tersebut.
Di karaoke selebriti, petugas mengamankan dua orang, karaoke avatar dua orang karyawan, karaoke Tanaka dua orang, sedangkan di karaoke New Dwipa nihil.
Selanjutnya di tempat terakhir, sekitar pukul 00.30, tim satu dan tim dua berkumpul menjadi satu untuk merazia Kafe Southbank. Satu persatu pengunjung Southbank sebelum di tes urine, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan mata.

Baca Juga :  dr. Dian Aesthetic dan Antiaging Hadir di Lampung

Alhasil dari Southbank didapati empat orang karena positif narkoba, namun tidak ditemukan adanya barang bukti narkoba. Alhasil 10 orang terpaksa digelandang ke kantor BNNP Lampung, lantaran urinenya positif mengkonsumsi narkoba.

Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, mengatakan, pihaknya akan rutin merazia di seluruh tempat hiburan di Kota Bandar Lampung, dengan tujuan untuk menekan angka peredaran narkoba serta pengguna narkoba di tempat hiburan malam.

“Paling tidak dengan kehadiran petugas mampu atau dapat mengurangi niat bagi mereka yang ingin menggunakan narkoba. Mudah-mudahan dengan kegiatan yang kita lakukan seperti ini akan menyadarkan dan juga akan memberikan pengetahuan buat mereka untuk tidak menggunakan narkoba. Ditengah pandemi covid ini, kita juga terapkan protokol kesehatan saat razia,” kata I Wayan.

Baca Juga :  Suryani, Ingin Teladani Kepemimpinan Engku Putri Raja Hamidah

I Wayan menambahkan, kesepuluh orang yang diamankan tersebut akan diperiksa lebih dalam lagi untuk menggali keterangannya.
“Akan kita gali keterangan mereka. Kita kan ada Tim Asesmen Terpadu (TAT) untuk mengetahui sejauh mana penggunaan narkoba, sudah berapa lama, dari segi kesehatannya. Nanti di TAT dari segi hukum akan menggali keterangan masuk jaringan narkoba apa nggak,” jelasnya.

Jika pengunjung dikategorikan sebagai pengguna, lanjutnya, maka akan direkomendasikan untuk direhabilitasi tergantung durasi pemakaiannya.

“Kalau sudah lama menjadi pemakai biasanya diusulkan rehabilitasi rawat inap, tapi kalau pemula biasanya rehab rawat jalan,” ujarnya.
Akan tetapi, tambahnya, pihaknya juga mendalami kemungkinan apakah 10 orang yang diamankan tersebut terlibat dalam jaringan narkoba. ” Kalau dinyatakan bagian dari jaringan narkoba maka akan diproses pidana,” tegasnya (Adien)

Facebook Comments