PT. TDM Diduga Tidak Memiliki Izin Pengelolaan Limbah B3

  • Whatsapp

Lampung Selatan – Terkesan angkat tangan PT Tunas Dwipa Matra (TDM) cabang Kalianda, diduga tidak mempunyai izin Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Bahan Berbahaya Beracun (B3). Kalianda, Sabtu, 16/05/2020.

Saat melakukan upaya konfirmasi, mengenai mekanisme pengelolaan B3 serta perizinan pada Rabu, 06/05/2020.Tengku selaku kepala cabang TDM kalianda, dengan wajah bingung mengatakan akan melakukan komunikasi ke pimpinan pusat, “ucapnya.

Kembali Biro Haluan Indonesia.co.id berupaya untuk melakukan kompermasi terkiat limbah B3 tersebut via seluler whatsapp pada rabu 13/05/2020, kepala cabang TDM seakan tak paham akan permasalahan tersebut, ketika didesak oleh wartawan untuk memberikan sedikit keterangan, kembali dirinya menolak karena ini bukan kewenangannya, jawab Dia.

Baca Juga :  Bupati Pesibar Hadiri Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2019

Sampai berita ini diturunkan tidak ada lagi penjelasan terkait permasalahan tersebut bahkan mempersilakan wartawan untuk memberitakan atas dugaan Pengelolaaan Limbah B3 yang tak berizin, silakan saja mas kalo mau di beritakan tantang Kacab TDM tersebut.

Dalam penjelasan melalui sambungan seluler via telpon. Feri Bastian menjelaskan, badan usaha penghasil limbah B3 diwajibkan untuk dilengkapi izin Tempat Penyimpanan Sementara (TPS), “jelasnya.

Sesuai dengan peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) No. 18 Tahun 2009 tentang pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Jenis kegiatan pengelolaan limbah B3 yang wajib dilengkapi dengan izin terdiri atas kegiatan. Pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, pengolahan dan penimbunan, termasuk Tempat Penyimpanan Sementara (TPS).

Baca Juga :  Fahrizal Darminto Pimpin Rakor Persiapan Penyusunan KUA/PPAS dan APBD TA 2021

“untuk saat ini belum ada izin TPS masuk untuk perusahaan itu,” tambah feri.

Dan sebagaimana tertuang dalam Undang- Undang RI No.32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Namun tak hanya itu pihaknya tidak akan segan- segan untuk memberikan sanksi kepada perusahaan yang membandel, menindak tegas sesuai dengan peraturan perundang undangan,”tegasnya.
(shn).

Facebook Comments