PT AKG Diduga Berhentikan 13 Pekerja secara Sepihak

  • Whatsapp

Way Kanan, – Pimpinan PT. Adhi Karya Gemilang (AKG) Anak perusahaan Sungai Budi Group atau yang lebih dikenal dengan Bumi Waras (BW), diduga kuat memberhentikan secara sepihak dengan membuatkan surat pengunduran diri kepada 13 pekerja di perusahaan tersebut, hal ini disampaikan oleh beberapa pekerja di kediamannya, Rabu (17/03/2021).

Haris (Pimpinan AKG) membenarkan hal tersebut, menurutnya pemberhentian tersebut atas saran dari tim audit, “jadi begini, kalo permasalahan tersebut sudah di bawa ke atas (way lunik, Bandar Lampung), itukan rentetannya sangat panjang. Menurutnya ia mendapat arahan “kan begini, kalo semua putus hubungankan tidak dipermasalahkan lagi. Jadi, apabila ada permasalahan yang menyangkut dengan keuangan BW memegang prinsip dengan mengembalikan uang tersebut maka belum selesai permasalahannya.” Tutur Haris.

Baca Juga :  Riana Sari Arinal Kukuhkan 5 Bunda PAUD Kabupaten/Kota 2021-2024

Dilain pihak salah satu pekerja yang sudah lebih dari 3 tahun bekerja disana mengatakan, bahwa sebelum dikeluarkannya surat pengunduran diri oleh PT. AKG, mereka telah membuat surat pernyataan bertanda tangan diatas materai untuk bertanggung jawab dan siap menerima sanksi material, “kami sudah bikin surat pernyataan, disuruh mulangin duit, tapi kami masih disuruh mengundurkan diri, kami juga sama sekali tidak mendapatkan surat peringatan.”

Namun hal tersebut disangkal oleh Haris, menurutnya ia tidak tau menau mengenai surat pernyataan tersebut karena permasalahan 13 pekerja tersebut telah di ambil alih oleh tim audit, akan tetapi pimpinan PT. AKG tanpa mengeluarkan surat peringatan terlebih dahulu kepada pekerja, langsung mengeluarkan surat pengunduran diri untuk di tandatangani 13 pekerja.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok di Mesuji Relatif Normal

Pekerja pun menambahkan, bahwa pernah ada juga kasus yang menyangkut keuangan dengan nominal lebih besar, bahkan sudah setahun lebih permasalahan tersebut masih belum selesai akan tetapi hingga detik ini yang bersangkutan masih tetap bekerja di perusahaan tersebut.

Nasib para 13 orang pekerja tersebut saat ini jauh dari kata “sejahtera” seperti apa yang menjadi salah satu program bupati way kanan saat ini R. Adipati Surya yaitu Unggul dan Sejahtera.

Pekerja mengharapkan keadilan dan dukungan dari pemerintah terkait, seperti Kepala Kampung tempat para pekerja berdomisili (Bumi Agung, Tulang Bawang, Giriharjo), Kecamatan Bahuga serta Dinas Tenaga Kerja Way Kanan ataupun DPRD sebagai penyuara rakyat, agar bisa menindak lanjuti dan membantu para pekerja atas apa yg dilakukan Pimpinan PT. AKG tersebut. (Tim)

Facebook Comments