Proyek Simsalabim Siapa Yang Punya, DPUPR Lampura Atau Bukan

  • Whatsapp

Lampung Utara–Proyek simsalabim seperti sulap, datang kerjakan selesai pergi, mungkin itu yang pantas diungkapkan, kegiatan pekerjaan Proyek rehabilitasi jalan tambal sulam Ruas Desa Suka Menanti, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, tanpa papan informasi kegiatan, tanpa konsultan pengawas maupun pihak kontraktor, hanya pekerja tanpa ada yang memantau.

Pekerjaan tambal sulam ruas jalan Desa Sri Menanti Tanjung Raja, membuat masyarakat sekitar bertanya tanya, apakah proyek ini bersumber dari keuangan Negara seperti APBD atau APBN Dinas PUPR Kabupaten setempat, atau mungkin sumbangan dari Hamba Allah, ungkap warga yang di temui dilokasi pekerjaan, Senin, (18/10/2021).

Bagaimana tidak, pekerjaan yang sudah berjalan hampir seminggu ini, tidak memasang papan informasi pekerjaan yang dilaksanakan ini sebagai bentuk informasi kegiatan maupun sumber anggaran, kami ingin menegur tapi kepada siapa, karena selama pekerjaan ini berjalan, pihak Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) PUPR dan pengawas di lapangan tidak pernah kami temui, sebagai pihak yang berkompeten menegur rekanan, untuk memasang papan informasi proyek,” jelas warga yang menginginkan identitasnya disembunyikan.

Baca Juga :  Pimpinan Haluan Lampung: Siapapun yang Lakukan Kekerasan ke Wartawannya, Akan Kami Kawal di Muka Hukum Bentuk Perlindungan Perusahaan

“Tolong disembunyian indentitas saya, sepanjang sepengetahuan saya kegiatan yang menggunakan Uang Negara ya harus transparan, apa susahnya untuk memasang papan informasi kegiatan, kelihatannya sepele tapi itu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh rekanan dan sudah di anggarkan dalam kontrak biaya pemasangan papan informasi, kalau mereka tidak melakukan itu, ya masyarakan akan bermacam pikirannya, kami sebagai warga disini meminta pihak yang terkait untuk membenahinya,” Tutur Warga.

Dari pantauan wartawan dilapangan, disinyalir kegiatan ini dikerjakan asal asalan bahkan terkesan asal jadi saja,
Sampai berita ini di terbitkan Dinas PUPR Lampung Utara atau pihak Rekanan belum dapat di konfirmasi, (dr/red).

Pos terkait