Proyek Rehab Jaringan Irigasi Way Padang Ratu di beking oknum wartawan

  • Whatsapp

Pringsewu–Satu lagi, Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Way Padang Ratu di Pekon Wonodadi, kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, milik dinas pengelolaan sumber daya air (DPSDA) Propinsi Lampung diduga amburadul,

Proyek jaringan irigasi sepanjang 700 meter, juga pemelesteran dinding irigasi terlihat kurang berkwalitas, tepatnya di depan kantor UPTD perairan Pringsewu yang dikerjakan oleh pihak CV. Perkasa alam, dengan menelen anggaran Rp 1.982.200.000
Diduga tidak sesuai spack pasalnya, Dalam pemasangan pondasi, tidak di temukan galian pada ruas jaringan.

Dari pantauan media ini, tak nampak adanya penggalian pondasi, sepanjang pada jaringan irigasi, parahnya lagi dalam pengunaan batu belah, terlihat jelas mengunakan batu putih.

Dalam rehabilitasi jaringan irigasi way padang ratu ini, pemelesteran pada dinding jaringan irigasi hanya memoles bagian luar saja, bekisar satu inc ketebalan pelester, hal ini patut diduga kwalitas proyek yang di kerjakan CV perkasa alam di pertanyakan, senen (14/12/2020)

Menurut sumber yang ada dilokasi, yang berinisial DM warga pekon wonodadi, membenarkan kalau proyek ini, milik dinas DPSDA Provinsi Lampung. yang dikerjakan berkisar 2 minggu yang lalu.

Terkait pemasangan batu pada proyek jaringan irigasi menurutnya, memang kurang bagus, karena penggalian pada pondasi hanya separuh, “Pengalia pondasi memang sebagian saja” Karena dulunya ini, adalah galengan sawah ucapnya, pada media ini.

Untuk panjang proyek ini, kata DM berkisar 700 meter, hingga sampai kedepan sana, kalau anggaran saya tidak tau, ungkapnya

Di lain pihak, pengawas Kontraktor yang juga mengaku sebagai suplayer dari CV perkasa alam, yang bernama Herman, saat di temuai di lokasi, mengatakan yang salah apanya?, proyeknya bagus, ” Saya nilai tidak ada yang salah, dan tidak ada yang perlu disoalkan ” Katanya.

Disingung Terkait pemasangan pondasi yang menopang di galengan juga kwalitas bagunan proyek,Herman, mengelah, “bahwa ini sudah digali,” tepis pada media ini
Terkait panjang proyek jaringan irigasi, akunya berkisar 700 meter, tinggi 65cm lebar 40cm, juga rehab pemelesteran pada jaringan yang lama, jelasnya.

Terkait disingung pemasangan batu, diatas pematang sawah, Herman membantah bahwa, pekerjaan ini apa yang salah, “ini pasangan sudah bagus, apanya yang salah, ujar Herman,, saat di temui dilokasi,Lebih lanjut Herman meminta pada wartawan ini, untuk menghubungi, salah satu pengaman proyek ini, yaitu oknum wartawan yang berinisial AR, yang akan menemui tim wartawan ini,
“Nanti dia datang, kalau ada wartawan dia yang menangani, ucap Herman pada wartawan ini.

Sementara dilokasi tidak terlihat konsultan pengawas dari pihak Dinas PSDA, untuk dimintai keteranganya. (Her)

Facebook Comments