Produksi Kopi Lampura Berpeluang Meningkat

  • Whatsapp

LAMPUNG UTARA – Produktivitas hasil panen kopi di Lampung Utara berpotensi untuk ditingkatkan dengan memperbaiki metode budidaya petani.

Kepala Seksi (Kasi) Pembenihan, Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lampung Utara, Pahmi, di ruang kerjanya, mengatakan produktifitas hasil panen kopi berada di empat kecamatan wilayah sentra kopi, yakni Kecamatan Abung Tinggi, Abung Barat, Tanjung Raja dan Bukit Kemuning. Daera tersebut masih berpotensi untuk ditingkatkan.

“Produktifitas hasil panen kopi di empat kecamatan wilayah sentra kopi berkisar 7 – 8 kuintal per hektar per tahun sedangkan hasil optimal kopi varietas Robusta yang dikembangkan di wilayah setempat bisa mencapai 1,5 – 2,5 ton per hektar per tahun,” ujarnya, seperti dilansir Lampost.co, Selasa (19/11/2019).

Baca Juga :  Satlantas Polres Mesuji Bersama Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Lakukan Safety Riding

Untuk teknis budidaya merujuk kepada Good Agricultural Practice (GAP) dari Puslitkoka ataupun lembaga nasional dan lembaga internasional adalah melakukan pemangkasan, pemupukan, penyiangan secara rutin dan juga memberikan pohon pelindung.

“Meskipun terlihat sederhana, kenyataan di lapangannya banyak petani kopi yang tidak dapat menjalankannya. Hal itu karena ketidaktahuan petani ataupun ketidakmampuan petani untuk menjalankan perawatan kopi yang baik, sebab kendala finansial ataupun faktor alam,” kata dia.

Selain itu, penggunaan tanaman klon unggul untuk meningkatkan potensi produktivitas hasil panen kopi.

“Di Lampung Utara klon varietas robusta yang digunakan rata-rata masih klon lokal. Untuk contoh klon unggul dengan potensi hasil panen lebih dari 1,5 ton/hektar/tahun seperti; varietas robusta BP 4019 dan BP 939,” tuturnya. (*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.