Polsek TBT Gelar Rekontruksi Pencurian Gaji Pol-PP Sebesar Rp355 Juta

  • Whatsapp
Polsek TBT Gelar Rekontruksi Pencurian Gaji Pol-PP Sebesar Rp355 Juta. Foto: ist

PANARAGAN — Kepolisian sektor (polsek) Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, melakukan rekonstruksi tentang pencurian uang gaji personil petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Tubaba yang berjumlah Rp 355 juta.

Rekonstruksi tersebut dilaksanakan di tempat kejadian di Tiyuh (Desa) Pulung Kencana. Yang dihadiri Kapolsek TBT Kompol Rahmin S.H, Panit 2 Reskrim Yelva Desembri S.H, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardi S.H, serta perwakilan dari Kejari Tulang Bawang dan pihak-pihak yang terkait, Kamis (10/06/2021) pukul 09.00 Wib.

Dikatakan Kompol Rahimin, kejadian pencurian uang ini telah mengamankan tersangka yang berjumlah 3 orang yakni tersangka tersebut adalah AR (57), R (56), dan H (52).

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Tubaba Hadiri Milad Aisyiyah ke-104

“Hari ini kita melaksanakan Rekonstruksi tentang pencurian uang tunai yang berjumlah Rp 355 juta yang digunakan untuk menggaji Satpol-PP pada tahun 2019 silam, dengan korban yaitu Bendahara dari Satpol-PP Pemkab Tubaba, inisial AM (49) masyarakat Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU).” Ungkapnya.

Lanjut dia, Rekonstruksi ini terdapat 11 adegan yang dilaksanakan, selain itu juga polisi telah mengamankan Barang Bukti berupa Sepeda Motor Honda Beat, sejumlah pakaian, dan handphone.

Adapun untuk mempertanggungjawabkan ke 3 tersangka tersebut terjerat pasal 363 ayat 1 ke 4E, tentang Pencurian dan Pemberatan yang dilakukan secara bersekutu, dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun.

Sementara itu, Kabid Penegak Hukum Daerah Satpol-PP, Rozali, mengatakan dengan terungkapnya kasus ini sangat mengapresiasi untuk semua petugas kepolisian yang telah membantu mengungkap kasus ini.

Baca Juga :  Dandim 0410/KBL Serahkan Bantuan Printer kepada Staff Jajaran Kodim

“Kami ucapkan banyak-banyak terimakasih untuk kepolisian karena telah mengungkap kasus ini serta tidak lagi kasus ini menjadi teka-teki yang tak bisa terpecahkan.” Imbuhnya. (*)

Facebook Comments