Polres Pesawaran Gandeng Tim Ahli ITE Tangani Kasus Ketua GMBI Pesawaran

Ketua GMBI Distrik Pesawaran Abdul Manaf dan Ketua GMBI Kecamatan Teluk Pandan Zaidan

PESAWARAN – Penyidik Satreskrim Polres Pesawaran telah memeriksa Ketua GMBI Distrik Pesawaran Abdul Manaf dan Ketua GMBI Kecamatan Teluk Pandan Zaidan guna melengkapi berkas perkara yang menyeretnya.

Untuk melengkapi materi pemeriksaan kasus tersebut, penyidik rencananya akan meminta keterangan ahli hukum pidana dari Universitas Lampung dan ahli Informasi dan  Transaksi Elektronik (ITE) dari Universitas Darma Jaya.

AKBP. Vero Aria Radmantyo, selaku Kapolres pesawaran, “mengatakan bahwa perkembangan penanganan kasus tersebut masih terus berlanjut dengan mengumpulkan sejumlah keterangan dari berbagai pihak terkait.

Kasusnya masih terus berlanjut, penyidik telah meminta keterangan baik dari pelapor maupun terlapor. Kemudian, nantinya beberapa ahli juga akan kita mintai keterangan guna melengkapi berkasnya, ” kata dia, Senin (24/01/2022).

Baca Juga :  Polres Pesawaran Apel Satuan Fungsi Setiap Rabu

Selain dua terlapor yakni Ketua GMBI Distrik Pesawaran Abdul Manaf dan Ketua GMBI Kecamatan Teluk Pandan Zaidan, penyidik juga telah meminta keterangan dari Sumiati yang juga sebagai istri dari Abdul Manaf.

Untuk diketahui, Ketua GMBI Distrik Pesawaran Abdul Manaf dan Ketua GMBI Kecamatan Teluk Pandan Zaidan dilaporkan ke Polres Pesawaran oleh 7 lembaga Pers Bumi Andan Jejama dengan nomor laporan polisi, Nomor: LP/B-03/I/2022/Polda Lampung/Res Pesawaran tanggal 02 Januari 2022.

Atas perbuatan kedua terlapor tersebut, seluruh wartawan yang tergabung di PWI, KWRI, KO-WAPPI, FWPI, FKWKP, IJKP dan AWPI meminta agar pihak berwajib dapat menyelesaikan permasalahannya secara hukum sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.

Baca Juga :  Bupati Dendi Tinjau Persiapan Penyelenggaraan Harvesting GERNAS

Sementara Erland Syofandi, Selaku tokoh masyarakat sekaligus tokoh pers kabupaten pesawaran menyampaikan,” Bahwa Kinerja penyidik Polres Pesawaran yang responsif dan cepat tersebut diapresiasi dalam menyikapi serta menindak lanjuti permasalahan di kabupaten pesawaran.

Kepolisian sekarang lebih cepat dalam merespon laporan masyarakat, ini artinya mereka sangat profesional dalam menangani proses hukum dan lainnya karena tidak tebang pilih. Kami sangat mengapresiasi hal tersebut, dan meminta masyarakat agar lebih bijak dalam bersosial media sehingga tidak tersangkut hukum, ” terangnya.

“Pihak pelapor dari 7 lembaga kewartawanan tersebut sangat meyakini bahwa pihak Polres Pesawaran tidak bisa diintervensi yang dapat membuat kabur persoalan yang dimaksud. Pasalnya, dari rangakaian dan telaah hukum serta proses hukum yang sedang berlangsung tetap on the track sesuai dengan koridornya,” tutupnya (wandi)

Baca Juga :  Dendi Ramadhona: Pemkab Pesawaran Terus Berpacu Tingkatkan SDM 

Pos terkait