Polres Gunungkidul Tangkap Pemeerkosa Anak Dibawah Umur di Ponjong

  • Whatsapp
Polres Gunungkidul Tangkap Pemeerkosa Anak Dibawah Umur di Ponjong. Foto: Ist

Gunungkidul – jajaran Polres Gunungkidul berhasil menangkap TN,MLP dan WNW pelaku persetubuhan anak dibawah umur yang dilakukan di kapanewon Ponjong. Menurut keterangan Kapolsek Ponjong AKP Shudono dalam Konferensi pers di ruang Humas Polres Gunungkidul menjelaskan kronologi kejadian.

Pada hari Jum’at tanggal 25 Juni 2021 sekira pukul 13.00 Wib korban di Whatsapp oleh pelaku TN mau diajak main, kemudian sekira pukul 14.00 wib korban dijemput dan diajak ke kolam pemancingan di wilayah Simo, Genjahan, Ponjong dan bertemu dengan kedua pelaku lain yaitu MLP dan WMW, kemudian TN memaksa korban untuk minum minuman keras CIU. Kemudian saat waktu maghrib korban diboncengkan TN dan kedua pelaku lain mengikuti dari belakang, dan berhenti di sebuah rumah yang diakui milik nenek pelaku WMW.

Baca Juga :  Dua Calon Lurah di Gunungkidul Angkat Air Sebagai Program Prioritas.

Saat itu korban dan ketiga pelaku tersebut membakar ikan hasil pancingan dan minum ciu lagi. Sekira pukul 22.00 wib korban diboncengkan TN dan kedua pelaku lain mengikuti dibelakang, setelah sampai di gubuk tepi jalan Ngabean Duren tepatnya di Alas Nggondang, Padukuhan Duren, Kalurahan Ponjong, Kapanewon Ponjong, pelaku TN berhenti, kemudian korban dan ketiga pelaku duduk di gubug tersebut, tidak lama kemudian TN menarik tangan korban diajak masuk ke kebun dan TN memaksa korban untuk bersetubuh, setelah selesai korban dan TN kembali ke gubuk.

Sesampainya di gubug pelaku TN pamit pergi membeli bensin, dan korban berada di gubug fersebut bersama MLP dan WMW, selanjutnya MLP dan WMW tersebut menidurkan korban dan menyetubuhinya.

Baca Juga :  Sugiyatno Maju Kembali dalam pemilihan Lurah Pampang

Atas kejadian tersebut orang tua korban melaporkan ke Polsek Ponjong, Poires Gunungkidul.

Pada hari Sabtu, 26 Juni 2021 sekira pukul 02.00 Wib pelaku TN mengantarkan korban pulang ke rumah, sesampainya di jalan dekat rumah korban kemudian pelaku diamankan olela warga dan di serahkan ke Polsek Ponjong. Setelah dilakukan introgasi kepada TN, ternyata mengakui telah melakukan persetubuhan dengan korban bersama dengan dua pelaku lainnya yaitu MLP dan WMW.Selanjutnya sekira pukul 16.00 Wib Unit Reskrim Polsek Ponjong berhasil melakukan penangkapan terhadap MLP dan WMW di rumahnya masing-masing di Kap Ponjong, dan dibawa ke Polsek Ponjong.

Akibat pelaku melakukan dugaan tindak pidana tersebut maka akan di sangkakan Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, dengan cara mengajak dan memaksa korban meminum minuman beralkohol/ Ciu dan melakukan persetubuhan .Pasal 81 ayat (1) jo Pasal 76D sub Pasal 81 ayat (2) sub Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E OURI No. 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UURI No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UURI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (Mungkas)

Baca Juga :  Sosialisasi Perda No 1 tahun 2020 di Kalurahan Kemiri

Pos terkait