Polres Gunungkidul Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo 2021

  • Whatsapp
Polres Gunungkidul Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo 2021

Gunungkidul – Polres Gunungkidul melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi ZEBRA PROGO 2021 Polres Gunungkidul, di halaman depan Polres Gunungkidul, Senin (15/11/2021).

Apel tersebut dihadiri oleh Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.I.K.,M.T, Wakapolres Gunungkidul Kompol B.Widyamustikaningrum, S.Sos, Kabagops Polres Gunungkidul Kompol Sunarto, S.H.,M.AP, Para PJU Polres Gunungkidul dan Perwira Polres Gunungkidul.

Adapun kesatuan apel yang ikut dalam apel tersebut adalah:

1. 1 SST (Satgas Preemtif)

2. 1 SST (Satgas Preventif)

3. 1 SST (Satgas Banops)

4. 15 Personil Kodim 0730 Gnk

5. 15 Personil Dishub Gunungkidul

6. 15 Personil SATPOL PP

Beberapa point amanat yang disampaikan oleh Inspektur Upacara Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.I.K.,M.T adalah

1. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Benidiktus S, STP Tanggapi Dugaan Pelanggaran Lingkungan Hidup Gunungkidul

2. Lalu lintas juga mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan, sehingga dibutuhkan adanya keamanan. Keselamatan. Ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Hal ini masih sering diabaikan bahkan terkadang tidak dianggap penting oleh sebagian besar pengguna jalan, sehingga jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya masih relatif tinggi, termasuk di wilayah hukum Polda DIY.

3. Adanya oprasi zebra merupakan sarana cipta kondisi sebelum menghadapi perayaan natal 2021 dan tahun baru 2022;

4. Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi ditlantas Polda DIY selama bulan Januari s/d. Bulan Oktober Tahun 2021, untuk jumlah pelanggaran Lalu lintas yang terjadi sebanyak 67.528 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 30.443 dan teguran sebanyak 37.085 sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas sebanyak 4.366 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 448 orang.

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Gunungkidul gelar pembinaan dan penyuluhan Banser 

5. Untuk meminimalisir permasalahan tersebut dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas pada masa pandemi covid-19, Polda Diy beserta jajaran dengan dibantu stakeholder terkait akan melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi “Zebra Progo-2021”.

6. Operasi zebra progo-2021 akan melibatkan 980 personel Polda Diy dan dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari, mulai dari tanggal 15 November 2021 sampai dengan tanggal 28 November 2021 serta dilaksanakan secara serentak di seluruh indonesia dengan mengedepankan kegiatan edukatif, preemtif dan preventif persuasif humanis guna tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 guna meminamilisir penyebaran covid-19.

7. Beberapa penekanan yang disampaikan sebagai berikut :

a. Sebagai umat yang beriman panjatkan Doa kepada Tuhan YME sebelum memulai melaksanakan tugas.

Baca Juga :  Kompetisi Bahasa dan Sastra Stand Up Comedy

b. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan petugas, pedomani standar prosedur kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 dan laksanakan kegiatan dengan menerapkan buddy system.

c. Persiapkan dan rencanakan setiap kegiatan dengan teliti, terukur dan dengan penuh rasa tanggung jawab serta laksanakan pengawasan, pengendalian dan evaluasi agar tidak terjadi komplain dari masyarakat.

d. Laksanakan dan publikasikan kegiatan yang positif selama operasi dan hindari tutur katafrlndakan yang dapat merusak citra polri di masyarakat;

e. Selalu jaga kesehatan dan berupaya secara mandiri untuk meningkatkan imun kesehatan tubuh.

f. Agar selalu menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas, tanamkan para diri kita, stop pelanggaran;

Pelaksanaan Operasi ZEBRA PROGO 2021 dilaksanakan guna meminimalisir dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas pada masa pandemi covid-19. (Mungkas)

Pos terkait