Polres Bintan Bekuk Pelaku Pembunuhan Sadis

  • Whatsapp
Polres Bintan menggelar ekspose pembunuhan sadis

BINTAN, – Telah terjadi perbuatan pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya Sdri. Siti Solihah di kontrakannya dimana kontrakan tersebut, Korban tinggal bersama sang pacar (BN) yang beralamat di Kp. Pemukiman RT. 003 RW. 001 Desa Malang Rapat Kec. Gunung Kijang Kab. Bintan.

Kronologis Kejadian ;
Rabu, tanggal 04 Agustus 2021 sekira pukul 13.00, Tersangka mengirim pesan kepada Korban melalui Whatsapp untuk mengajak Korban untuk makan siang lalu korban menjawab “jangan sibukkan saya”, lalu tersangka berkata “pulang dulu makan, baru pergi lagi”. sekitar 10 menit kemudian barulah Korban pulang untuk makan. Setelah Korban tiba di kontrakan, tersangka berbicara kepada korban namun tidak dihiraukan korban sehingga Tersangka merasa kecewa dan emosi, selanjutnya tetangga sebelah rumah tersangka mengajak Korban untuk membeli kapur sirih, kemudian pada pukul 21.00 wib korban tidak kunjung pulang ke kontrakan. Selanjutnya pada pukul 21.15 wib Tersangka mencoba menelponya sebanyak 3 (tiga) kali dan telfon Tersangkapun diangkat oleh korban namun Korban tidak berbicara, Korban hanya meletakkan hadphonenya di Speaker musik sehingga Tersangka merasa marah dan emosi, hingga akhirnya Tersangka menelponnya kembali dan berbicara kepada Korban untuk segera pulang ke rumah kontrakannya. Tanpa ada jawaban dari Korban, Korban langsung mematikan telfonnya yang pada saat itu Tersangka sedang duduk ditempat duduk yang berada didepan rumah kontrakan mereka, setelah telfon korban dimatikan Tersangka langsung mengambil 1 (satu) buah parang di sebuah pondok yang berada di samping rumah kontrakan, setelah tersangka mengambil parang tersebut Tersangka kembali ke tempat duduk yang berada didepan rumah.

Baca Juga :  Danrem 033/WP Tinjau Karantina PMI di Rusun BP Batam

Duduk menunggu selama 20 menit, Tersangka melihat Korban pulang ke rumah dan pada saat korban berada di samping rumah, tersangka pun langsung menghampirinya yang pada saat itu Korban sedang mengangkat telfon kemudian Korban memberikan handphonenya kepada tersangka agar tersangka berbicara kepada orang yang sedang ditelpon oleh Korban, selanjutnya tersangka langsung mengayunkan Parang tersebut kearah leher Korban sehingga mengenai leher Korban, selanjutnya Korban berusaha melarikan diri, lalu Tersangka mengejarnya dan langsung mengayunkan kembali Parang tersebut ke arah leher Korban hingga akhirnya Korban terjatuh telungkup dengan wajah menghadap ketanah. Kemudian Tersangka mengayunkan kembali parang tersebut kearah kepala bagian belakang Korban, kemudian tersangka kembali mengayunkan parangnya lagi terhadap Korban ke arah wajah bagian kiri Korban yang mengakibatkan telinga korban putus dan luka robek di pipi kiri selanjutnya tersangka kembali mengayunkan parangnya lagi kearah tangan kiri Korban yang mengakibatkan luka robek di bahu tanan kiri Korban, pada saat Tersangka melihat Korban sudah tidak berdaya, Tersangka lari bersembunyi kearah belakang rumah dengan jarak kurang lebih 100 meter dari rumah dan Tersangka langsung duduk diatas pasir dengan parang yang tertancap disebelahnya.

Baca Juga :  JPKP Tanjungpinang Laporkan Dugaan Korupsi Wali Kota Rahma ke Kejati Kepri

Kejadian tersebut telah diketahui oleh warga setempat dan melaporkannya ke Polsek Gunung Kijang guna penyidikan lebih lanjut sehingga terbitnya Laporan Polisi Nomor: LP-B/21/VIII/2021/SPKT/POLSEK GN. KIJANG/POLRES BINTAN/POLDA KEPRI, tanggal 05 Agustus 2021 tentang Tindak Pidana Pembunuhan. Kemudian pada pukul 01.30 Wib, personil Polsek Gunung Kijang bersama personil Satreskrim Polres Bintan yang dipimpin Oleh Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko Woroseno, S.H., S.I.K melakukan pengejaran terhadap Tersangka. Pada pukul 03.00 Wib, pengejaran tersebut berhasil menangkap Tersangka di Kp. Pemukiman Desa Malang Rapat Kec.Gunung Kijang Kab. Bintan.

Akibat dari perbuatannya, Tersangka dikenakan Pasal 338 K.U.H.Pidana atau pasal 351 ayat (3) K.U.H.Pidana, dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 15 (lima belas) Tahun. (BD)

Baca Juga :  Wakapolda Kepri Silaturahmi Bersama Pengurus PWNU

Pos terkait