Polemik Penyebrangan Bakauheni- Merak Petugas Menolak Kartu Vaksin, Penumpang Wajib Swab Antigen

  • Whatsapp
Ilustrasi

Dimasa Pandemi Covid 19, Pemerintah selalu melakukan sosialisasi akan bahayanya Penebaran dan terbentuknya Cluster baru, sehingga Begitu gencar pemerintah melakukan perintah untuk melakukan Vaksinasi Covid 19.Terbukti kehadiran Bapak Presiden Jokowi meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi ini.

Kehadiran Bapak Presiden Jokowi meninjau program Vaksinasi ini tentu bukan tanpa alasan, berdasarkan hasil survei angka Vaksinasi Provinsi Lampung masuk dalam kategori terendah.

Apa penyebab terendah pelaksanaan Vaksinasi tentu ada beragam alasan dan kendala seperti kurangnya ketersedian vaksin, kurangnya sosialisasi, kurangnya pengetahuan antara manfaat dan Efek samping dari Vaksinasi.

Selain itu masyarakat hingga saat ini pun masih dibingungkan Masalah silang sengkarut kebijakan Pemerintah Daerah dan Pemerintah pusat terkait izin perjalanan.

Satu sisi pemerintah mengeluarkan perintah setiap melakukan kegiatan dan memasuki ruang publik memiliki Surat keterangan telah melakukan vaksinasi, disisi lain pihak pemerintah daerah menampik hal tersebut dengan tidak memberlakukan surat keterangan vaksin dengan memberlakukan surat keterangan Surat Swab PCr Antigen.

Baca Juga :  Sambut Hari Listrik Nasional ke-76, PLN UID Lampung Gelar Bakti PDKB untuk Tingkatkan Keandalan

Saat hendak melakukan Penyebrangan Dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, ternyata pihak Pelabuhan Bakauheni menolak penumpang melakukan Penyebrangan menggunakan moda transportasi kapal laut jika penumpang tidak memiliki Keterangan swab PCr Antigen, meski telah memiliki kartu tanda vaksin.

Meski beberapa penumpang telah menunjukkan kartu tanda telah melakukan vaksin tapi tetap saja petugas pelabuhan Bakauheni ngotot melarang penumpang untuk melakukan Penyebrangan jika tidak mampu menunjukkan Keterangan telah melakukan Swab PCr Antigen.

Hal yang menjadi keberatan para penumpang yang hendak melakukan penyebrangan tentu terkait adanya penambahan biaya.

Seperti yang dikatakan oleh Rudiyanto Salah satu penumpang yang ingin menuju Jawa tengah ” Yo jelas aku keberatan mas sebab aku sudah ada kartu vaksin tapi kok ya bisa malah di suruh Swab lagi sedangkan untuk Swab Dikenakkan Biaya seratus sembilan ribu” ujar Rudi.

Baca Juga :  Korem 043/Gatam Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H

Hal senada di katakan Susanti yang juga menggunakan pelayanan penyebrangan kapal dari Bakauheni – merak ” Saya dari Tanggerang ke Lampung kemarin malam yang di periksa kartu vaksin, tidak ditanyakan kartu Swab, saat saya mau kembali ke Tanggerang aku terkejut karna Di pelabuhan Bakauheni menolak kartu Vaksin tapi lebih memberlakukan surat swab” Kata Santi.

Lebih lanjut Susanti mengatakan “Kalau memang pelabuhan Bakauheni menolak kartu vaksin artinya bertentangan program pemerintah dong karna dampaknya masyarakat nantinya akan menolak vaksin , dan ini jelas memberatkan Karna setahu saya biaya swab antigen itu besarannya 75 ribu rupiah hingga 95 ribu rupiah, tapi ini faktanya penumpang yang melakukan Swab Antigen di kenakkan biaya 100 ribu hingga 109 ribu, ”

Baca Juga :  Jaga Imun Tubuh, Danrem 043/Gatam Ajak Dan/Ka Satdisjan Olah Raga Bersama

Bahkan kami menduga ini jangan jangan sudah menjadi lahan bisnis oknum sebab kok semua penumpang di tanyakan surat swab antigen, bukan kartu vaksin jelas ini memberatkan lah mas Karna mau tidak mau kami penumpang kena biaya tambahan, selain itu mas liat sendiri masak iya hasil swab antigen bisa selesai 1-2 menit selesai,” ungkap Susanti. (*)

Pos terkait