PMI Waykanan Terima Bantuan Eco Enzim dari Relawan

  • Whatsapp
Kepala Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Way Kanan Yoni Aliestiadi yang didamping wakil Sekretaris AAN Primadona  mengucpkan  berterima kasih kepada relawan ECO Enzim yang telah memberikan bantuan cairan Eco Enzim untuk bahan penyemrotam pembunuh Virus Corona yang juga ramah lingkungan. Ist

Baradatu  – Kepala Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Way Kanan Yoni Aliestiadi dan Wakil Sektetaris Aan Primadona PMI Way Kanan menerima bantuan Eco Enzim dari relawan Way Kanan.

Bantuan Eco Enzim  dari relawan diserahkan oleh  Anastasia Suwasni dan Th. Sarman di Kampung Bhakti Negara Kecamatan Baradatu. Sabtu (31/7).

Menurut Anastasia Suwasni Eco Enzim cocok untuk dipakai sebagai cairan disifektan yang ramah lingkungan dan membuat udara di sekitar seger dan tidak berbahaya .

“Eco Enzim ini tidak diperjual belikan tapi kita bantu untuk penyegaran udara dan cairan nya dapat menjadi disemprotkan untuk membunuh kumah termasuk virus corona .” Tambahnya.

Lebih lanjut pasangan suami istri yang pensiunan dari Tenaga Pendidikan mengatakan ECO ENZYME Adalah misi kemanusiaan, Misi kelestarian lingkungan .  “Misi bersama menyelamatkan iklim bumi kita sehat dari pandemi covid- 19,” Pungkas Anastasia suwasni.

Baca Juga :  Resmi jadi Ketua DPD AWPI Lampung, Refky Akan Jadikan AWPI Organisasi yang Kompeten

Kepala Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Way Kanan Yoni Aliestiadi yang didamping wakil Sekretaris AAN Primadona  mengucpkan  berterima kasih kepada relawan ECO Enzim yang telah memberikan bantuan cairan Eco Enzim untuk bahan penyemrotam pembunuh Virus Corona yang juga ramah lingkungan.

“Kami merasa bersyukur kegiatan PMI selama ini di lihat masyrakat , dan hari ini  relawan Eco Enzim yang peduli dengan kegiatan PMI selama ini memberikan bantuan cairan untuk penyemrotan di tempat – tempat umun dan rumah – rumah .” Ujar Yoni As.

“Kami berharap masih ada lagi relawan , lembaga dan masyrakat yang mau membantu perjuangan PMI dalam menutus mata rantai penyebaran virus corona .” Tutup Kepala Markas PMI Way Kanan.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Hadiri Virtual Meeting Musrenbang PRPJM Provinsi Lampung Tahun 2019-2024

Selain itu juga pasangan relawan Eco Enzim  memberikan edukasi untuk pembuatan cairan ini kepada Pengurus PMI Way Kanan agar nanti dapat membuat sendiri untuk bahan penyemrotan yang ramah lungkungan.

Eco Enzim  (EE) ini ditemukan pertama kali oleh Dr.Rosukon dari  Thailand juga sebagai pendiri Asosiasi pertanian  Organik yang melakukan penelitian EE selama 30 tahun .Ini sebagai salah satu solusi atas adanya  peringatan PBB  yang menyatakan bahwa kita semua hanya punya waktu 12 tahun untuk cegah malapetaka pemanasan global”

Proses Produksi Eco Enzyme(EE) menghasilkan gas O3(ozon)- mengurangi CO2 di Atmorfir dan logam-logam berat di awan yang memerangkap panas ( mengurang Pemanasan  global=menanam 10 pohon), satu  liter EE dapat memurnikan 1000 liter air sungai yang terkontaminasi, menyuburkan tanah, menghilangkan  bahan-bahan kimia di tanah,meningkatkan kwalitas udara,Dapat disimpan bertahun-tahun dan mengusir kecoak, lalat, nyamuk tikus pindah rumah. (*)

Facebook Comments