Pj Bupati Tubaba Paparkan Capaian Program Lampung Berjaya ke Gubernur

Tulang Bawang Barat – Pejabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Dr Zaidirina SE.,M.Si memaparkan capaian program Lampung Berjaya kepada Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi MM dalam Kunjungan kerjanya ( Kunker ) ke Kabupaten Tubaba yang dipusatkan di Pasar Modern Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Selasa (26/7/2022).

Dalam kunjungan itu, Pj Bupati Zaidirina juga mendampingi Gubernur Arinal Djunaidi melihat beberapa stand yang ikut serta dipamerkan seperti pelayan kesehatan vaksinasi Covid-19 dan pengecekan kesehatan, pelayanan Administrasi Kependudukan e-KTP, Kartu Keluarga ( KK ), Akte Kelahiran, serta inovasi Smart Village Tiyuh Pulung Kencana program unggulan kabupaten Tulang Bawang Barat yang sudah terintegrasi dengan elektronik Kartu Petani Berjaya (e-KPB), dan Teknologi Tepat Guna (TTG) mesin pencacah hasil panen palawija Tiyuh Mekar Asri yang telah menjuarai lomba TTG tingkat Provinsi Lampung, dan berbagai hasil kerajinan masyarakat dan UMKM baik makanan maupun kerajinan anyaman khas Tubaba.

Pj Bupati Tubaba Dr Zaidirina SE.,M.Si mengucapkan selamat datang dan terima kasih Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beserta jajarannya bisa berkunjung ke Tubaba, bahkan kedatangan gubernur juga membawa program dan berbagai bantuan untuk para petani, masyarakat dan pelaku UMKM.

Zaidirina menjelaskan implementasi Kartu Petani Berjaya (e-KPB) di Tubaba telah terintegrasi dengan Smart Village di Tubaba, hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Lampung No. 9 Tahun 2020 tentang Kartu Petani Berjaya.

“Tujuan kegiatan hari ini adalah sinkronisasi dan integrasi Program Kartu Petani Berjaya dengan Program Smart Village,” kata dia saat kegiatan launching implementasi e-KPB terintegrasi dengan Smart Village di Tubaba.

Menurutnya, capaian Kartu Petani Berjaya (e-KPB) di Tubaba pada tahun 2022 yang sudah teregister sebagai anggota Kartu Petani Berjaya sebanyak 26.139 orang petani dengan nilai transaksi hingga mencapai 23,251 miliar dengan rincian penebusan Pupuk Urea sebanyak 5.019 ton Rp11,2 miliar, Pupuk NPK sebanyak 3.973 ton senilai Rp9,1 miliar, Pupuk SP-36 sebanyak 964 ton senilai Rp2,3 miliar, Pupuk ZA sebanyak 277 ton senilai Rp 470 juta, dan Pupuk organik sebanyak 45 ton senilai Rp 36 juta.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, Wakapolres Tubaba Sambangi Sekretariat DPC AWPI Tubaba

“Kita juga akan saksikan demontrasi penebusan pupuk bersubsidi melalui aplikasi e-KPB yang akan dilaksanakan secara serentak di 9 kecamatan oleh 20 kelompok tani dengan nilai transaksi sebesar Rp. 89.447.500,” ulasnya.

Dihadapan Gubernur Lampung, Pj Bupati menjelaskan bahwa Tubaba terdiri dari 93 tiyuh definitif, 7 tiyuh persiapan dan 3 Kelurahan yang berada di 9 Kecamatan. Untuk 7 tiyuh persiapan 6 tiyuh telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Tim Penataan Desa Pemerintah Pusat dan sedang dalam proses penerbitan Kode Desa oleh Kemendagri.

Berdasarkan Kepmendes PDT No. 80 Tahun 2022 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa, lanjut dia, dari 93 tiyuh di Tubaba, 1 tiyuh berstatus Mandiri, 28 tiyuh berstatus Maju dan 64 tiyuh berstatus berkembang. Sehingga kini di Tubaba tidak memiliki tiyuh berstatus Sangat Tertinggal dan Tertinggal.

“Seluruh 93 tiyuh di Tubaba sudah melaksanakan program Smart Village yang merupakan Program Pemprov Lampung dan telah siap terintegrasi dan mendukung Program e-KPB, Penanganan Stunting dan program-program Pemerintah lainnya,” tutur Zaidirina.

Sementara itu, dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan,Tubaba memiliki Program “Keluarga Nenemo Mandiri Pangan” yang fokus terhadap pemanfaatan 3K (Kolam, kandang dan kebun).

“Melalui Dinas Ketahanan Pangan, kami memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui sosialisasi dan pendampingan agar pekarangan di setiap rumah pada tiyuh-tiyuh yang ada di Tubaba bisa dimanfaatkan dengan cara menanam pekarangan dan kebun dengan berbagai macam tanaman sayur-mayur dan umbi-umbian. Sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan konsumsi pangan yang mencukupi standar gizi, hal ini diharapkan menjadi cara efektif untuk mengurangi angka stunting anak di Tubaba,” ulasnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, Wakapolres Tubaba Sambangi Sekretariat DPC AWPI Tubaba

Zaidirina mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Arinal Djunaidi yang telah memberikan perhatian lebih pada infrastruktur, terutama jalan di Kabupaten Tubaba. Sebab, telah lebih dari Rp113 miliar rupiah digelontorkan Pemprov Lampung untuk preservasi dan rekonstruksi jalan serta rehabilitasi jembatan di Tubaba terutama pada ruas-ruas yang menjadi Exit Tol JTTS di Tubaba.

Dicanangkan sebagai Lumbung Ternak Lampung, urainya lagi, populasi hewan ternak di Tubaba didominasi oleh ternak sapi sebanyak 26.644 ekor dan kambing sebanyak 89.864 ekor.

“Untuk menjaga hewan ternak dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemkab telah melakukan vaksinasi PMK Tahap I sebanyak 3000 dosis, dan vaksinasi PMK Tahap II dari bantuan tambahan 4000 dosis dan sampai dengan hari ini sudah terealisasikan sebanyak 1.300 dosis. Hingga hari ini, ternak Tubaba dapat kami nyatakan bebas dari PMK,” ujarnya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengapresiasi Penjabat Bupati Tubaba atas implementasi e-KPB yang merupakan bukti bahwa Program Kartu Petani Berjaya (KPB) dan program Smart Village telah dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Visi Provinsi Lampung adalah “Rakyat Lampung Berjaya” dengan salah satu program unggulan untuk mendorong kesejahteraan petani adalah Program Kartu Petani Berjaya yang telah dilaksanakan mulai tahun 2020,” kata gubernur.

Menurutnya, pihaknya menginisiasi Program KPB dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan melalui kemudahan sarana produksi pembinaan perolehan pertanian, akses permodalan, manajemen usaha, penanganan panen dan pasca panen serta pemasaran hasil usaha pertanian.

“Dalam pelaksanaannya, Program KPB berbasis teknologi informasi. Selain itu, Program KPB juga memberikan jaminan sosial seperti asuransi petani lansia dan asuransi usaha, serta beasiswa bagi anak petani anggota KPB yang berprestasi pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Bandar Lampung,” ulas Arinal Djunaidi.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, Wakapolres Tubaba Sambangi Sekretariat DPC AWPI Tubaba

Progres pelaksanaan Program KPB hingga saat ini, lanjut gubernur, transaksi penebusan pupuk Rp9,9 Miliar, realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB sebesar Rp230 Miliar kepada 6.717 debitur, realisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 4.896 Hektare, asuransi Usaha Tani Sapi/Kerbau 2.500 ekor, asuransi Petani Lansia 1.176 Petani, asuransi BPJS Ketenagakerjaan 1000 pekebun, asuransi Nelayan Berjaya 1.150 orang, pemberian Beasiswa bagi 100 Mahasiswa Unila, 122 Mahasiswa Polinela dan 186 Mahasiswa UBL.

“Capaian-capaian tersebut tentunya perlu terus ditingkatkan,” kata dia.

Arinal mengajak seluruh stakeholder terlibat dalam proses menjayakan para petani tersebut, dan secara bersama-sama memperkuat sinergi dan kerjasamanya untuk mengoptimalkan implementasi e-KPB.

“Saya mengharapkan, kolaborasi cerdas yang dilakukan di Kabupaten Tubaba ini dapat diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota lainnya untuk percepatan implementasi Program KPB berkolaborasi dengan Program Smart Village,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur menggelontorkan bantuan untuk Kabupaten Tubaba di sektor Tanaman pangan, Peternakan, Perkebunan, Sosial, Pendidikan, Kesehatan, UMKM, dan sektor lainnya yang diterima langsung oleh para penerima.

“Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaaat bagi masyarakat di Tulang Bawang Barat,” harapnya.

Usai kegiatan lounching implementasi e-KPB dan penyerahan bantuan secara simbolis, gubernur langsung meninjau lokasi vaksinasi PMK pada hewan ternak sapi yang telah disiapkan. Pada pukul 12.45 Wib Gubernur Lampung
Ir. Arinal Djunaidi beserta rombongan melaksanakan makan siang dan silaturahmi ramah tamah di Berugo Cottage Komplek Islamic Center, dilanjutkan meninjau lahan tanaman Padi Gogo di kawasan perkebunan PT. Huma Indah Mekar ( HIM ) di Tiyuh Penumangan. (*)

Pos terkait