Piter Luturmas Pertanyakan Bagaimana 1 Orang Covid-19 bisa Lolos di Kapal

  • Whatsapp

Saumlaki, – Gustu Propinsi Maluku yang meloloskan 1 orang penumpang di KM sabuk Nusantara 34 akhirnya mendapat sorotan tajam dari sala satu toko Pemuda asal Tanimbar Utara Piter F. Luturmas.

Piter Luturmas saat di hubungi lewat telpon selulernya, kepada media ini, mengatakan tim Gustu Propinsi Maluku bisa meloloskan satu orang yang Terkonfirmasi positif Covid 19 di KM. Sabuk 34

Piter mempertanyakan Pihak Syahbandar yang mengeluarkan ijin berlayar kapal dengan Tampah melihat hasil Swab dari para punampang yang dikeluarkan oleh Tim Gustu kesehatan Propinsi Maluku yang mana tidak sinergitas dalam penanganan Protokol kesehatan

Menurut Piter semestinya sebelum hasil Swab keluar dari Tim Gustu kesehatan propinsi Syahbandar belum bisa mengisikan kapal untuk keluar dari pelabuhan hingga hasil swabnya benar-benar keluar dari Tim Gustu Kesehatan propinsi untuk membuktikan penumpang yang berangkat benar-benar tidak reaktif atau negatif, barulah kapal dapat diberangkatkan, sehingga tidak berdampak apapun pada penumpang yang melakukan perjalan ke kota dan kabupaten yang dituju.

“Selanjut kata Piter mesti kebijakan yang di ambil oleh tim Gustu harus saling berkordinasi baik itu dari pihak syabandar maupun pihak kesehatan dalam memastikan para penumpang yang benar-benar steril dari protokol kesehatan bukan syabandar mengeluarkan ijin berlayar mendahului hasil Swab kesehatan.”cetusnya

Ini menandakan kurang adanya kordinasi yang baik antara gugus tugas dan pihak Pelayanan Jasa pelayaran dalam ini syabandar dengan baik sehingga menimbulkan kerugikan bagi Pengunan jasa pelayaran dalam hal ini Penumpang pada kapal sabuk 34 yang dinyatakan Negatif dari hasil swab.

kata piter di mana kita tau bersama belum ada payung hukum yang memberikan sangsi Pada Team gugus tugas dan Pihak Pelayanan Jasa Angkutan ketika dia lalai dalam melaksanakan tugas pengawasan dalam penanganan masalah covid 19 namun juga ada ranah Hukum yang bisah di tempuh bagi pihak yang di rugikan

Dalam hukum perdata, ada hak keperdataan yang melekat pada setiap orang selaku subyek hukum. Jika hak tersebut dilanggar, maka dia dapat menggunakan hak yang melekat pada dirinya untuk dapat bertindak atau berbuat sesuatu menurut hukum.

Hak dalam hukum secara universal selalu berarti kekuasaan (kewenangan). Dalam definisi lengkapnya adalah kekuasaan/kewenangan yang dimiliki setiap orang atau badan hukum untuk mendapatkan atau memutuskan berbuat sesuatu. Hak individu atau setiap orang dengan segala akibat hukum yang timbul dari padanya, oleh hukum perdata dijamin dan dilindungi

Pelayanan publik tersebut tidak terlepas dari penanganan medis oleh instansi berwenang. Yaitu rumah sakit, unsur pejabat serta tenaga medis lainnya yang diserahi kewenangan di bidang medis sebagai bagian dari Tim Gugus Tugas Covid 19.

Sehingga Para penumpang yang di rugikan bisah saja menuntut kerugian mereka secara perdata baik bersifat kerugian materil ataupun Im materil, dengan cara berdalil dalam gugatan perdata sesuai duduk kasusnya pada pengadilan.
Jelas, perbuatan melawan hukum atau disebut “On Recht Matige daad ” lebih menekankan pada perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 1365 Jo 1366 KUH Perdata. Pasal ini menjelaskan tiap-tiap perbuatan yang melawan/melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian karena kesalahan atau kelalaiannya bertanggung jawab untuk mengganti kerugian tersebut.

Namun kata piter jangan sampai hal tersebut terjadi karena akan merugikan Pemerintah dalam hal ini Pihak Pihak yang di berikan kewenagan dalam menjalankan tugas sesuai Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020
Perubahan Atas Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Piter meminta kepada Ketua Gustu Provinsi Maluku segera mengevaluasi kinerja team di lapangan agar dalam menjalankan aturan Protokoler kesehatan dibidang jasa Angkutan darat,laut dan Udara selalu Berkoordinasi dengan Kabupaten kota agar secepatnya Mengambil langkah-langkah yang tepat dan terukur terhadap Nasib Para Penumpang.(MG)

Facebook Comments