PH Minta Segera Tuntaskan Perkara Pelanggaran UU Pers

  • Whatsapp

Bandar Lampung – Perkara Yantoni salah satu wartawan Tipikor kriminal investigasi yang dianiaya oleh (AS) sekretaris BPKAD Tulang Bawang Barat, berlanjut hingga pendalam kasus di Polda Lampung, pelapor telah di periksa sebagai saksi dalam pemeriksaan lanjutan oleh penyidik di Krimsus Polda Lampung, (25/10/19)>

“Korban Yantoni di dampingi Penasehat Hukum (PH) Holdin.SH, saat diminta keterangan oleh pihak penyidik Subdit IV Reskrimsus (Kriminal Khusus) Polda Lampung, terkait laporan beberapa minggu lalu tentang pelanggaran UU Pers No 40 tahun 1999.

Usai di periksa Yantoni di dampingi penasehat hukum menerangkan, kepada awak media hasil dari pemeriksaan tersebut, meminta kepada pihak penyidik Reskrimsus Polda Lampung agar dalam perkara ini bisa secepatnya memanggil terlapor (AS) Sekretaris BPKAD Tubaba untuk di mintai keterangan.

Baca Juga :  Pesan Danrem 043/Gatam Kepada Prajurit Usai Menyerahkan Hewan Kurban

Dalam hal ini saya selaku Penasehat hukum dari pelapor Yantoni meminta kepada pihak penyidik agar segera memproses terlapor agar dapat mengklarifikasi di Polda Lampung, Pinta Holdin.

“Sekitar dua puluh pertanyaan, yang ditanya oleh penyidik kepada saksi dari pemeriksaan semakin jelas dan memperjelas adanya tindak pidana yang sebagaimana diatur dalam UU Pers No 40 tahun 1999, tepatnya pasal 18 ayat 1, Terang Penasehat hukum korban.

Duduk perkara sudah jelas dan kita meyerahkan sepenuhnya ke penyidik reskrimsus Polda lampung agar perkara ini bisa cepat selesai pemeriksaan, karena jika kejadian seperti ini terulang lagi akan bahaya bagi keberlangsungan demokrasi khususnya kebebasan Pers, Tutupnya (*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.