Personil Latihan Yonif 403/WP Laksanakan Binter bagi Masyarakat

  • Whatsapp

Gunungkidul – Ditengah suasana Pandemi covid-19 ini personil latihan Yonif 403/WP menyempatkan melaksanakan Pembinaan Teritorial terbatas (Binter) di Kalurahan Duwet Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (17/09/2020).

Saat ditemui awak media Letnan dua Ckm Daryanto ditempat terpisah menjelaskan, sejak bergulirnya reformasi dewasa ini telah memberikan dampak yang begitu luas terhadap seluruh aspek kehidupan manusia mulai dari bidang hukum, politik, ekonomi, yang lebih terasa lagi dimasa pandemi covid- 19 saat ini semuanya itu bermuara pada masalah keamanan, kesepahaman, kenyamanan dan kesadaran masyarakat.

Tuntutan perubahan system kehidupan ini sebenarnya merupakan suatu proses perubahan menuju tatanan terhadap masyarakat yang lebih baik.

Setelah diketahui dengan kondisi tersebut maka peserta latihan juga sangat memegang peranan penting dalam mewujudkan keberhasilan tugas latihan, guna tercapainya tujuan pokok latihan.

Baca Juga :  Tim Cobra Satnarkoba Polres Pringsewu Bekuk Pengedar Sabu

Pada kenyataannya di lapangan masih banyak temuan kurang mengindahkan kebijakan Pemeritah, yang kemampuannya dalam menerima binter terbatas diduga belum memahami.

Letnan dua Ckm Daryanto menambahkan, “Binter terbatas mustahil akan berhasil apabila dari salah satu aspek tidak terdukung dengan sepenuhnya. Permasalahan Binter terbatas akan bisa teratasi apabila dari semua komponen dapat mendukung dengan baik termasuk warga masyarakat yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam menerima Binter terbatas, tidak luput dari persyaratan yang harus di miliki yaitu wawasan dan pengetahuan secara luas maupun persyaratan khusus yang telah dimiliki masyarakat setempat,” katanya.

Binter terbatas tidak terlepas dari kulitas kepribadian yang dimilikinya. Adapun parameter yang digunakan dalam mengukur aspek kepribadian antara lain : Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Displin dan selalu jaga kebersihan.

Baca Juga :  Kapolres Tanjungpinang Pimpin Sertijab Kapolsek Pelabuhan Sri Bintan dan Kasat Lantas

“Binter terbatas kurang mempunyai sikap tanggap terhadap perkembangan sosial masyarakat, dan pengetahuan tehnologi, perubahan lingkungan serta tidak mengutamakan upaya pencegahan daripada upaya penindakan,” Imbuh Letnan Daryanto.

Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling tempat latihan adalah sebagian dari pedoman pelaksanaan Binter terbatas.

“Aktualisasi Pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) dan Demokrasi di wilayah tempat latihan sudah cukup memahami, namun pemahaman terhadap masalah HAM dan pencegahan virus corona diduga masih kurang dikuasai oleh masyarakat setempat,” Ungkapnya.

“Masih adanya sebagian masyarakat yang kurang sepaham dengan kebijakan Pemerintah, disaat yang saat ini masih sibuk-sibuknya mencegah dan memberantas penularan virus corona, namun masih juga sebagian kelompok kecil masyarakat yang melintasi jalan sekitar latihan belum menggunakan masker,” Pungkas Letnan Daryanto. (*)

Facebook Comments