Perempuan yang Hidup Sebatang Kara di Pesisir Pantai Kaliprau dapat Bantuan Sembako

  • Whatsapp
Camat Ulujami melalui Sekcam dan Kasi Tratib memberikan bantuan sembako kepada Murmuri, Perempuan yang hidup sebatang kara di pesisir Pantai Kaliprau. Foto: Tris

Pemalang – Camat Ulujami melalui Sekcam dan Kasi Tratib memberikan bantuan sembako kepada Murmuri, Perempuan yang hidup sebatang kara di pesisir Pantai Kaliprau,

Murmuri adalah perempuan yang sempat Viral hidup di Gubuk reot di pesisir Pantai Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami akan diupayakan agar bisa pindah ke Panti Sosial Kabupaten Pemalang. Hal itu disampaikan Camat Ulujami Yanuar Nitbani melalui Sekcam Mujiyanto saat memberikan bantuan kepadanya didampingi Kasi Trantib dan Kepala Desa Tasikrejo di lokasi gubuknya, Selasa (27/4)

Mujiyanto mengatakan, pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan Dinsos KBPP Pemalang dan Muspika yang nantinya diharapkan Murmuri bisa dipindahkan ke Panti Sosial. Teknisnya nanti pihak desa yang akan berembug untuk menangani masalah tersebut. “Kami mengharapkan dilakukan oleh Dinsos KBPP, sehingga penanganan sudah terkordinir dan selamanya,” jelasnya.

Baca Juga :  NgabuburIT di Desa Kandang

Tetapi jika hanya direlokasi, kata Mujiyanto, karena yang bersangkutan sudah hidup sendiri, tidak ada anggota keluarga dan dalam kondisi sudah tidak mampu, dikhawatirkan hanya bertahan beberapa bulan saja, dan nantinya timbul masalah baru. “Jika sudah di Panti Sosial, semuanya akan terjamin,” kata Mujiyanto.

Disampaikan, bantuan berupa beras, darimu dan lainnya diberikan sebagai rasa peduli terhadap warga Desa Tasikrejo yang hidup sendiri di pesisir pantai. Harapannya gerakan ini dapat memicu pihak donatur atau pihak ketiga ikut membantu Murmuri meringankan beban hidupnya. “Mudah-mudahan juga bisa mencarikan solusi untuk penanganan ini,” terangnya.

Sementara itu atas bantuan yang diterimanya, Murmuri mengucapkan terima kasih dan sangat senang. Ia yang hidup di pesisir Pantai Tasikrejo sudah lama itu mengaku sendirian dan tidak memiliki keluarga. Namun setelah didesak, ia mengaku sebetulnya memiliki saudara, namun saudaranya tidak mengakuinya, alasannya dia tidak memiliki anak. “Tidak tahu, mungkin sudah pada meninggal atau tidak mau bertemu,” ucapnya.

Baca Juga :  Dilaporkan Kepolisi, Karang Taruna Putera Seketi merasa Dirugikan

Terkait rencana pihak desa dan kecamatan akan mengupayakan pindah ke Panti Sosial, Murmuri belum mau, alasannya masih berat dengan teman-temannya atau tetangga di pesisir pantai. “Teman-temanku saat dipamiti menangis, jadi terasa berat,” ujar Murmuri. (tris/rd)

Facebook Comments