Perayaan Maulid Upaya Transformasi Kesalehan Umat

  • Whatsapp

PESAWARAN – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas kesalehan umat. Yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai “profetik” agar tercipta masyarakat madani yang merupakan bagian dari demokrasi seperti toleransi, transparansi, anti kekerasan, kesetaraan gender, cinta lingkungan, pluraliisme, keadilan sosial, ruang bebas partisipasi, dan humanisme.

Hal diatas disampaikan Bupati Dendi Ramadhona K. ST saat menghadiri tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, Minggu (24/22/19).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi yang sudah kental dan memasyarakat di kalangan kaum muslim. Bukan cuma di Indonesia, tradisi yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam tahun Hijriah itu, juga marak diperingati oleh umat Islam berbagai dunia. Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan Nabi Muhammad sebagai pembawa ajaran agama Islam. Tercatat dalam sepanjang sejarah kehidupan, bahwa nabi Muhammad adalah pemimpin besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya.

Baca Juga :  Ketua APDESI Bantah Berita KPK Tipikor

Menurutnya maka kita harus mencintai rosul dengan membaca shalawat dan mendoakannya. Dengan memperbanyak shalawat Insya Allah akan selamat dunia akhirat. Dan yang paling penting adalah mengamalkan 3 S yaitu ; sabar, semangat dan senang. Dengan 3 S kita semua akan bisa mencapai apa yang kita harapkan atau cita-citakan harapnya

“Akhlak mulia mampu menebarkan rahmatan lil’alamin rahmat bagi semesta alam. Dalam berbagai bidang kehidupan, teladan Rasulullah masih relevan untuk diterapkan. Sebagai ilustrasi, Rasulullah mengajarkan untuk selalu bersikap adil. Dengan menerapkan nilai-nilai keadilan, kita belajar untuk dapat hidup toleran dengan sesama, ikhlas meringankan beban sesama,” jelas Dendi.

Terakhir Dendi mengajak untuk bersama-sama tingkatkan terus persaudaraan sebagai sebuah bangsa (Ukhuwah Wathaniyah), meningkatkan persaudaraan sesama umat manusia (Ukhuwah Basyariyah) dan meningkatkan persaudaraan diantara sesama umat Islam (Ukhuwah Islamiyah). (Riski)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.