Penyandang Disabilitas Nagori Marjandi Pisang Panombean Pane, Simalungun Tak Pernah Dapat Perhatian Pemerintah Nagori

  • Whatsapp
Penyandang Disabilitas Nagori Marjandi Pisang Panombean Pane, Simalungun Tak Pernah Dapat Perhatian Pemerintah Nagori

Simalungun – Atas info dari beberapa warga Nagori Marjandi Pisang Panombean Pane, awak media mendatangi rumah warga yang Disabilitas,P br sllhi menerangkan bahwa ‘Anaknya srta prb sudah 22 tahun dalam keadaan sakit dan sama sekali tidak ada dapat bantuan dari pihak manapun,dan tidak di data oleh pangulu atau gamotnya,sudah terus saya minta kepda pangulu kami,tapi tetap ada perhatiannya,” ketus P sllhi.

Juga kata J munthe, anaknya juga B munthe 56 tahun sudah dari lahir Disabilitas dan tidak pernah dapat bantuan apapun,dan KK kamipun masih yang lama warna merah,s ambil menunjukkan KK lama,

“Bagaimana lah saya mau urus Kk ke Dukcapil dengan keadaan saya ini sudah tua dan sakit-sakitan, pernah saya minta tolong pada gamot dan pangulu tapi sampai saat ini tidak ada di perdulikan kami,ini rumah baru dibangun oleh bantuan saudara dan cucu,saya sangat nengharapkan keperdulian dan bantuan ,lihatlah anak saya ini,” tutur J munthe

Beberapa warga nagori marjandi pisang panombean pane yang di wakili Br Sinaga,menerangkan bahwa yang menerima Blt (Bantuan Lansung Tunai) berumah gedung dan bahkan ada yang mempunyai beberapa ekor lembu dan ada yang menerima dabal bantuan dan malah perangkat desanya ada yang dapat BLT, juga yang dapat saudara saudara pangulu dan gamot,

“Kami ingin tau bagaimana sebenarnya katogori yang layak dapat BLT…kami juga minta pangulu kami Transparan dalam hal ini, karena masih banyak warga yang tidak dapat BLT yang susah malah yang menerima yang kehidupan layak,

“Dan saat saya bertanya pada gamot kami Rosmaida Sitio malah sesukanya berikan jawaban dan malah saya di tegaskan tuk melaporkan ke wartawan atau LSM,Makanya kami bang sudah tanda tangani beberapa warga yang merasa tidak di perhatikan Pangulu seakan di anak tirikan,” sambil menunjukkan kertas yang sudah ada nama nama dan tanda tangan, “kami ingin tau katogori bagaimanakah yang dapat BlT,” tutur br sinaga.

Saat media menghubungi nomor Gunung Siahaan pangulu nagori marjan di pisang tuk meminta konfimasi, pangulu berjanji pagi hari akan berikan koprimasi tetapi sampai saat berita ini di naikkan tidak ada menepati janjinya dan saat kembali di hubungi jawabnya terserah .(AS)

Pos terkait