Pengurus Masjid Al-Wustho Pringsewu Sediakan Makan Gratis untuk Jemaah

  • Whatsapp
Pengurus Masjid Al-Wustho Pringsewu Sediakan Makan Gratis untuk Jemaah

Pringsewu – Pengurus Masjid Al-Wustho yang berada di RT 02/RW 02, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamtan Pringsewu sediakan makan gratis untuk jemaah. Hal tersebut dilakukan oleh pengurus masjid setempat agar jemaah yang kebanyakan musafir bisa nyaman beribadah.

“Kami berbagi ke jemaah karena banyak musafir singgah untuk salat Dzuhur bisa istirahat dan makan siang,” kata Takmir Masjid Al-Wustho Khoirul Huda, Senin (16/08/2021).

Ia mengungkapkan, selain menyiapkan makan siang gratis, pihaknya secara swadaya juga mengadakan Jumat Berkah dan Minggu Berbagi.

“Sejak setahun terakhir ini, kalau tiap Jumat Berkah kami menyediakan makanan berat, aneka makanan ringan, dan minuman ringan. Kemudian di hari Minggu, kami rutin berbagai sembako ke warga tidak mampu,” tambahnya.

Baca Juga :  Advokat Lima Keturunan Bandardewa Upload Data Gugatan Via e-Court

Susana, pengurus Masjid Al-Wustho yang juga merupakan salah satu juru masak mengaku senang, hasil masakannya bisa dimakan banyak orang.

“Saya kan memang suka masak, nasak sedikit ataupun banyak, sama aja capeknya, malah saya seneng kalau masakan saya habis dimakan orang, malah jadi pahala juga,” tutur dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Pringsewu Fraksi PKB Maulana M.Lahudin, mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Masjid Al-Wustho dengan menyediakan makan siang gratis dan kegiatan berbagi lainnya.

“Saya pikir ini bagus sekali ya, karena tidak semua masjid melakukan ini, saya kira masjid lain perlu studi banding. Karena memberikan makan setiap hari itu tidak mudah,” kata Maulana saat mengunjungi Masjid Al-Wustho.

Baca Juga :  Perkokoh Sinergitas, Kapolresta Bandar Lampung Silaturahmi ke Kodim 0410/KBL

Ketua Komisi II itu pun berharap, nantinya bisa tercipta destinasi wisata religi kuliner di Pringsewu.

” Masjid lain harus bisa mencontoh nih, agar konektingnya kalau Pringsewu ini kan merupakan kota transit, jadi banyak orang yang lewat. Kalau setiap masjid di pinggir jalan bisa seperti ini, bisa menjadi destinasi wisata religi kuliner,” pungkasnya. (ndi)

Facebook Comments