Penggusuran Rumah Warga Sekitar Aliran Irigasi, Ketua Gerindra Way Kanan Mengaku Ikut Prihatin

  • Whatsapp
Ketua Partai Gerindra Kabupaten Way Kanan, Haris Nasution

Way Kanan – Ketua Partai Gerindra Kabupaten Way Kanan, Haris Nasution ikut prihatin dengan nasib ratusan masyarakat kecamatan Baradatu dan Banjit yang menjadi korban penggusuran.

Keprihatinan ketua Partai Gerindra kabupaten Way Kanan ini akan nasib masyarakat yang terkena penggusuran sepanjang aliran irigasi, karena sampai saat ini tidak ada perhatian dari Pemerintah dan Kontraktor yang mengerjakan pekerjaan saluran irigasi ini.

“Saat ini kita lagi sulit menjalankan PPKM Level III, ada masyarakat yang digusur tapi tidak mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah ataunpun pihak kontraktor , saya sangat prihatin akan nasib mereka yang digusur,” ujarnya pada awak media, Jumat (27/08/2021).

Ia menjelaskan, “Seharusnya Pemerintah Daerah di depan untuk membantu masyarakat yang di gusur , Pemerintah Derah yang menjadi mediator ke Kontraktor , mereka udah puluhan tahun menghuni bangunan disepanjang jalur irigasi ini, wajar mendapatkan bantuan untuk mepertahankan hidup di masa PPKM,” jelasnya.

Baca Juga :  Musda DPD Demokrat Lampung "Fungsionaris Perang Dingin, Tim Ridho Yakin Menang"

Haris melanjutkan “Kami akan coba berkoordinasi dengan pihak Satker Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung dan Pemerintah Daerah Way Kanan, agar dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang di gusur,” pungkasnya.

Sebelumnya, Keprihatinan ini disampaikan oleh Salah satu Tokoh Masyarakat Baradatu, Ir. Rizaludin yang juga rumahnya bertetangga dengan masyarakat yang rumahnya telah digusur sepanjang jaringan irigasi .Selasa ( 24/08/2021).

Disaat Pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level-3 masyarakat harus menderita karena penggusuran.

Dan Keluhan tidak adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Daerah dan kontraktor juga disampaikan oleh Syaipul Efendi perwakilan warga yang tergusur beralamatkan di Dusun Tanjung Sari Kelurahan Tiuh Balak Pasar Kecamatan Baradatu .

Baca Juga :  Musda DPD Demokrat Lampung "Fungsionaris Perang Dingin, Tim Ridho Yakin Menang"

Setelah 30 tahun, lebih 200 masyarakat yang membangun di sepanjang irigasi kiri kanan berjarak 20 Meter digusur oleh Tim Gabungan tanpa ada tali kasih untuk yang pernah membangun selama ini. (Yoni)

Pos terkait