Pemuda Ngambur Ajak Paslon Usung Pilkada Damai

  • Whatsapp

PESISIR BARAT – Memasuki akhir masa kampanye pada Pilkada 2020 Kabupaten Pesisir Barat. Tokoh pemuda Ngambur, Sarhani, mengajak para paslon agar mengedepankan pilkada damai. Menghindari polarisasi yang kian meluas di tengah masyarakat. Rabu(18/10/2020)

“Dalam proses kampanye ada hal yang riskan terjadi, yakni polarisasi. Terbelahnya masyarakat menjadi dua kelompok karena perbedaan pilihan politik. Ini berbahaya,” Ungkap Sarhani.

Lanjutnya, Keterbelahan masyarakat dalam dua kelompok berbeda memang biasa terjadi selama kontestasi politik, sebab hal ini merupakan konsekuensi dari sistem demokrasi. Tetapi, polarisasi bukannya tanpa resiko.

“Ia ibarat bom waktu yang kapan saja dapat berubah menjadi konflik horizontal di tengah masyarakat,” Ujarnya.

Baca Juga :  Grace Batubara Berikan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Lampung Tengah

Ia juga mengatakan, hulu ledaknya tentu ada di tim kampanye dan masing-masing pasangan calon (paslon). “Paslon mesti memiliki kesadaran bahwa pentingnya menjaga kerukunan dan kondusifitas kehidupan masyarakat. Sebagaimana slogan yang disosialisasikan oleh penyelenggara dan pengawas pemilu: ‘pilkada damai’,” Jelas alumni Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung ini.

Sarhani melihat pentingnya pilkada damai demi suksesnya pillkada dan kemajuan Pesisir Barat. Baginya, hal ini dapat dilakukan bila paslon memiliki kesadaran bahwa pentingnya menjaga kondusifitas serta kerukunan masyarakat.

“Pilkada damai hanya mungkin terwujud bila masing-masing paslon menahan diri dengan tidak mengumbar perkataan yang provokatif. Karena, di samping dapat memicu konflik horizontal, penggunaan hal semacam itu hanya menunjukkan kekurangan si paslon.” Pungkasnya.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Isyaratkan Penguatan Pergub No. 45/2020 Menjadi Perda

Terakhir ia mengajak masyarakat agar cerdas memilih calon kepala daerah.

“Sebagai calon pemilih, kita mesti jeli melihat pendekatan yang dilakukan masing-masing paslon selama masa kampanye. Bagaimana cara mereka menarik simpati masyarakat dan program apa saja yang ditawarkan kedepannya. Kita jangan mau dikibuli oleh paslon yang hanya bermodal mengaduk emosi pemilih. Pilihan politik boleh beda, tapi kondusifitas harus dijaga” Tutup Sarhani. (Red)

Facebook Comments