Pemprov Lampung Gelar Workshop Clearing House

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto membuka kegiatan Workshop Clearing House yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung, Rabu (18/05/2022).

Fahrizal Darminto mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai wahana untuk menambah pemahaman dan wawasan para pejabat Pemerintah Provinsi Lampung, sehingga kedepan semua pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan tidak ada persoalan hukum terutama dari kegiatan pengadaan barang dan jasa.

“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian Pak Gubernur dan beberapa kali ditekankan oleh Presiden yaitu untuk melakukan percepatan dalam penyerapan anggaran APBD sesuai dengan jadwal,” ucap Fahrizal.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Selenggarakan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi SPBE

Percepatan penyerapan anggaran, menurut fahrizal dapat memberikan banyak manfaat pada pelayanan publik dan perekonomian masyarakat. Apalagi seperti kita ketahui, bahwa saat ini pemerintah mengutamakan pembelian barang dan jasa buatan dalam negeri.

“Target kita saat ini untuk belanja lebih banyak pada vendor-vendor UMKM, kita punya target 40%, sehingga barang-barang UMKM itu laku terjual dan perekonomian dapat berputar ditingkat bawah dan ekonomi domestik kita tumbuh,” ucap Fahrizal

“Jangan sampai keluar dari aturan, apalagi melanggar, Insya Allah dengan pertemuan hari ini pemahaman teman-teman semakin mantap dan tidak ada lagi keragu-raguan, dan jangan sampai ada lagi Conflik of interest,” harap Fahrizal.

Sementara itu Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Lampung Slamet Riadi menyampaikan bahwa tujuan dari dilaksanakannya workshop tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada PA/KPA dan PPK terkait peran aparat penegak hukum yakni Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam pendampingan, penyusunan, perencanaan proses pemilihan dan pengadaan barang dan jasa oleh pelaku pengadaan, guna mewujudkan pengadaan barang dan jasa yang efektif, efisien, jujur dan transparan. (Kmf)

Baca Juga :  Gubernur Lampung Silaturahmi Bersama Gubernur Kepri

Pos terkait