Pemprov Kebut Pembangunan Bakauheni Harbour City

  • Whatsapp

Bandar Lampung  — Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan rencana pembangunan kawasan terintegrasi pariwisata bakauheni (Bakauheni Harbour City).

Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan pengembangan kawasan terintegrasi pariwisata Bakauheni Harbour City terus dipercepat. Di kawasan tersebut akan ada kawasan wisata lengkap dengan fasilitas hotel dan lainnya.

“Baru perencanaan, untuk pembangunan fisik belum tahun ini. Itu bertahap karena ini menyangkut sumber pendanaan seperti dari BUMN, APBN dan investor,” kata Fahrizal usai rapat di Ruang Rapat Staf Ahli Kantor Gubernur Lampung, Kamis, 4 Maret 2021.

Dia menguraikan, pengajuan tahap awal estimasi pembiayaan Bakauheni Harbour City senilai Rp2,98 triliun. Anggaran tersebut berasal dari Kementerian PUPR Rp2,45 triliun dan PT PLN Rp86,6 miliar, dan konsorsium Rp440 miliar.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Djunaidi Terima Audiensi PT Telkom Witel Lampung

Dia melanjutkan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga mendorong percepatan program pembangunan tersebut agar dapat terwujud pada 2022.

Apalagi nota kesepahaman antara PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) dengan Pemerintah Provinsi Lampung, PT. Hutama Karya (HK) dan PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tentang pembangunan kawasan terintegrasi sudah dilaksanakan pada 19 Oktober 2019 yang lalu.

Untuk itu, pihaknya tengah mengebut proses feasibility study (FS) atau studi kelayakan secara menyeluruh dan mendalam agar bisa segera dilakukan ground breaking. “Untuk tahap awal akan dimulai di kawasan Menara Siger Lampung,” ujarnya. (*)

Facebook Comments