Pemkot Metro Daftarkan Kader Posyandu ke BPJS Ketenagakerjaan

METRO- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan mendaftarkan 1.359 kader posyandu, poskeskel, dan kader lansia ke BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para kader tersebut.

“Mulai tahun ini tapi dalam anggaran belanja tambahan. Ada 1.359 kader posyandu, poskeskel, dan kader lansia se-Kota Metro akan kami daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan,” kata Wali Kota Metro Achmad Pairin, di Metro, Rabu (22/1).

Menurut Pairin, Pemkot Metro akan menanggung iuran kader yang jumlahnya sebesar Rp14 ribu dalam satu bulan.

“Setiap kader hanya Rp14 ribu satu bulan, jadi kalau satu tahun kurang lebih Rp228 juta. Ya kita berikan, karena anggaran ada, jumlahnya tak terlalu besar dan yang paling penting tak menyalahi aturan,” katanya lagi.

Baca Juga :  Sekdaprov Buka Rakor Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Wilayah Lampung

Menurutnya, ketika kecelakaan dalam bekerja, para kader akan mendapat bantuan biaya pengobatan.

“Selain itu, jika ada meninggal dalam bekerja, para kader akan mendapat santunan Rp42 juta dan biaya sekolah anak sampai ke jenjang SMA akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,” katanya pula.

Pairin menambahkan, didaftarkannya kader-kader tersebut ke BPJS Ketenagakerjaan merupakan suatu bentuk kepedulian dari pemerintah karena para kader melayani masyarakat Kota Metro

“Namanya bekerja, melayani masyarakat, ada saja risiko yang bisa dihadapi. Dengan dilindungi BPJS Ketenagakerjaan, tentunya mereka akan merasa lebih tenang dan aman,” kata dia lagi. (ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.