Pemkab Pemalang Gencar Terapkan Sanksi Bagi Pelanggar Prokes

  • Whatsapp
Pemkab Pemalang Gencar Terapkan Sanksi Bagi Pelanggar Prokes. Foto: ist

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai gencar menerapkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit. Salah satunya penerapan sanksi bagi warga masyarakat Pemalang yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan, khususnya tidak memakai masker.

Kasi Tibumtranmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Agus Mulyadi menyatakan, Pemerintah Kabupaten Pemalang, melalui Satpol PP Pemalang telah memberlakukan sanksi berupa denda maksimal Rp. 50 ribu bagi pelanggar protokol kesehatan, terutama yang kedapatan berada di tempat umum tidak memakai masker. “Kemarin Jumat malam (25/6) sudah kita awali melakukan operasi yustisi dengan menjaring 16 pelanggar di alun-alun Pemalang,” jelasnya, Minggu (27/6).

Agus mengatakan, meski denda maksimal Rp. 50 ribu sesuai Perda, namun pihaknya melakukan denda terhadap para pelanggar dengan membayar di tempat Rp. 20 ribu per pelanggar, tang setiap pelanggar diberi kwitansi. Uang hasil denda direkap dan dikumpulkan, kemudian dibuatkan berita acara. Dalam sehari dilakukan 3 kali operasi, yakni pagi jam 08.00, siang jam 13.00 dan sore jam 16.00 WIB. “Hasil rekap penghitungan selama 3 kali razia dijumlah, esoknya di setorkan ke Bank Jateng untuk kas daerah,” kata dia.

Baca Juga :  Dandim 0711/Pemalang Dampingi Kapolres Apel Gelar Pasukan Operasi Candi 

Menurutnya, pelaksanaan operasi yustisi penegakkan Perda dengan saksibdenda sebelumnya sudah disosialisasikan melalui medsos, radio, spanduk yang dipasang di desa-desa, sehingga masyarakat mengetahuinya. ‘Sosialisasi sudah dilakukan 3 minggu sebelumnya,” terangnya.

Penerapan denda, dilakukan sebagai upaya pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sesuai Perda Nomor 13 Tahun 2020 Pasal 38 ayat 3 denda yang diberlakukan maksimal Rp. 50 ribu, tapi, kebijakan Pemda untuk saat ini bagi pelanggar hanya Rp. 20 ribu.

Agus berharap, dengan penerapan sanksi denda ini, masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pemalang. “Dengan pemberlakuan sanksi denda ini akan memberikan efek jera bagi para pelanggar protokol kesehatan, dan masyarakat lebih displin,” harap Agus.(Tris/RD)

Facebook Comments