Pembangunan Drainase yang Bersumber dari DD Fajar Asri Diduga Salahi Prosedur

  • Whatsapp
Dana Desa yang di kucurkan pemerintah pusat sudah terealisasi salahsatu nya di Desa Fajar Asri Kec Panca Jaya,yang di gunakan untuk pembangunan fisik salah satu nya drainase. Foto: Ardi

Mesuji  – Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat sudah terealisasi salah satu nya di Desa Fajar Asri Kec. Panca Jaya, yang digunakan untuk pembangunan fisik salah satu nya drainase yang  diduga salahi prosedur UUD no.6 Tahun 2014 tentang desa dan Permendes No13 tahun 2021 Tentang program SDGs.

Pasalnya Upah pekerja yang seharusnya harian di bayarkan setiap hari paling cepat dan paling lambat 7 hari tetapi pekerjaan ini di duga justru malah di borongkan oleh desa, hal ini juga tentu menyalahi aturan administrasi dan belum layak untuk dilakukan proses pekerjan fisik.

Diketahui pekerjaan yang bersumber dari Alokasi Dana Desa Tahun 2021 tahap 1  dalam Lelang pengadaan barang juga diduga tidak sesuai LKPP no 12 tahun 2019,yang mana tidak transparan soal penyedia barangnya.

Baca Juga :  Sekdakab Pesisir Barat Ikuti Launching Core Values ASN Melalui Zoom Meeting Bersama Presiden RI

Banyak hal yang tidak di perhatikan pemerintah desa salah satunya dalam perekrutan tenaga kerja PKT yang notabenya kurang mampu,harus sebagai penerima BLT dan BST serta melampirkan KTP dan absensi tiap hari nya.

Di konfirmasi via whatsap kepala desa Fajar Asri Suhemi menyangkal hal tersebut, sebab menurut nya tidak ada pekerjaan fisik yang di borongkan.

“Siapa yang bilang di borongkan mas,suruh kesini orang nya”paparnya dengan nada menantang. Dikonfirmasi lebih lanjut, Suhemi enggan memberi keterangan dan terkesan menghidar. (Ardi)

Facebook Comments