Pekon Srikaton Wakili Tanggamus Lomba Kesrak PKK

  • Whatsapp

TANGGAMUS – Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak), PKK – Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga – Kesehatan (Kesrak PKK-KKBPK-Kes) Provinsi Lampung melakukan penilaian di Pekon Srikaton, Kecamatan Semaka, Senin (25/11/2019).

Kedatangan Tim Penilai, yang diketua oleh Mamiyani Fahrizal yang juga Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Lampung tersebut disambut Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Wakil Bupati AM. Syafi’i, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, dan jajaran.

Dewi Handajani mengatakan Pekon Srikaton ialah satu dari 299 pekon yang ada di Kabupaten Tanggamus, dimana berdasarkan penilaian di tingkat Kabupaten Srikaton terpilih sebagai duta dari Kabupaten Tanggamus untuk mengikuti Lomba Penilaian Kesrak-PKK-KKBPK-Kes Tingkat Provinsi Lampung tahun 2019.

Baca Juga :  Kejari Berikan Bantuan Ambulance Covid-19 ke Pemkab Pringsewu

“Tentunya beberapa kriteria yang telah ditetapkan dalam lomba ini, sepertinya ada semua di pekon Srikaton. Antusiasme masyarakatnya yang luar biasa. Kami baik dari jajaran Kabupaten, Kecamatan hingga Pekon juga tidak bisa menjalankan tugas kami dengan baik tanpa adanya dukungan dan support dari masyarakat,” kata Dewi, seperti dilansir Saibumi.com.

Ia optimis menyampaikan harapannya agar Pekon Srikaton menjadi yang terbaik dalam lomba tersebut, dan menyatakan kesiapannya untuk mewakili Provinsi Lampung pada Penilaian Tingkat Nasional.

Selanjutnya Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus, Sri Nilawati Syafi’i menyampaikan, dipilihnya Pekon Srikaton menjadi duta dalam Lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kes dan 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Lampung dikarenakan banyaknya capaian indikator lomba yang ada di Pekon Srikaton.

Baca Juga :  Sulitnya Ekonomi, Penjual Seni Lukis Tetap Urusi Anak Yatim Piatu

“Srikaton adalah Kampung KB Tahun 2019, tervisualisasinya cakupan program-program, dalam rangka usulan menjadi pekon ODF, observasi lingkungan dan situasi rumah penduduk, adanya inovasi, antusias masyarakat dan para kader untuk menjadikan Pekon yang lebih baik dan berprestasi, adanya dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat dalam kegiatan- kegiatan pembangunan Pekon melalui LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat), BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” paparnya.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.