Pakar Hukum Bagikan Strategis Beracara dan Mengadvokasi Klien di Pelatihan Paralegal GPII

  • Whatsapp
Deviarany menyerahkan sertifikat penghargaan ke pemateri pelatihan pararel ke 1 GPII Balik Papan

BALIKPAPAN – Dalam Pelatihan Paralegal angkatan ke-1 yang dilaksanakan oleh Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Balikpapan di Hotel Suit Royal selama dua hari dari tanggal 11-13 November 2021 menghadirkan para pakar hukum di Kota Berigiatan GPII Balikpapan yang bersinergi dengan POLDA Kalimantan Timur menghadirkan 7 pakar hukum yakni ; 1.Wawan Sanjaya S.H, M.H, 2.Hamrin S.H M.H 3.Muhammad Ambran S.H.M.H, CTLC, 4.Sapto Hadi Pamungkas S.H, M.H, 5. MANGARA MAIDLANDO GULTOM, S.H, M.H 6. Rinto S.H, M.H, 7. Adi Dharma S.H

Menurut Agus Sudirman, SE,. M.E ketua GPII Balikpapan mengatakan Semoga pelatihan ini bermanfaat untuk pemuda dan mahasiswa Balikpapan ke depannya, dan juga bermanfaat secara organisasi karena insyallah ke depan kami sedang melakukan kajian, dan persiapan pembentukan LBH GPII Balikpapan.

Baca Juga :  Nasdem Kukar Optimis Raih 9 Kursi di Pemilu 2024

“Sementara kami masih mengkaji persiapan SDM nya dulu untuk membentuk Lembaga Bantuan Hukum / LBH, kemudian akan melakukan koordinasi ke Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Pusat GPII” terang Agus yang juga alumni Universitas Balikpapan ini pada Haluan Indonesia Sabtu (13/11/2021).

Pelatihan yang mengangkat tema “Peningkatan kapasitas Pemuda dalam aspek pemahaman hukum” mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, tidak terkecuali datang dari peserta pelatihan paralegal itu sendiri.

Seperti yang diungkapkan Deviarany peserta pelatihan paralegal berstatus Mahasiswa Fakultas Hukum Uniba, mengatakan sangat menarik, asyik dan banyak ilmu ilmu yang bisa kami dapatkan, suasana antar peserta sangat erat dan hangat .

“Kami ada sharing kelompok, diskusi dan banyak lainnya. pemateri-pematerinya sangat luar biasa, bahasa yang disampaikan oleh Pemateri juga mudah dimengerti, sangat bermanfaat sekali untuk saya yang mahasiswa fakultas hukum. banyak ilmu-ilmu beracara di Pengadilan, Tips dan trik mengadvokasi dan Pendampingan klien yang disampaikan pada acara pelatihan paralegal ini. Dan yang lebih kerennya, acara ini juga diikuti oleh beberapa mahasiswa yang bukan background Hukum karena seperti yang kita ketahui bahwa ada asas Fictie Hukum yang artinya Semua orang dianggap mengetahui Hukum,” terang Deviarany gadis Anjeli kota terbersih se Asean ini.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kukar Reses di Ponpes Alfarisyah Hasyim

Deviarany yang akrab disapa Devi ini juga berharap ke depannya pelatihan ini tidak stop sampai di angkatan saya atau perdana ini saja. Semoga terus berlanjut sampai di angkatan berikutnya. “Sukses dan Jaya terus lah untuk GPII Balikpapan” terang Devi lagi. (Var)

Pos terkait