Oknum Provost Sok Hebat Bentak-bentak ASN RSUD Lamtim

  • Whatsapp

Intervensi ASN , Oknum Polda Lampung Dilaporkan

Bandarlampung- Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana Lampung Timur Kasi berinisial FA melaporkan Oknum Provost Polda Lampung berinisial AIPDA EY (40) kepada Pelayanan Pengaduan Polda Lampung, Selasa (02/03/2021).

Laporan tersebut berdasarkan tindakan yang dilakukan Oknum Polisi tersebut karena mengintervensi saudara FA secara arogan.

Menurut Penjelasan FA, Oknum Polisi tersebut datang tiba-tiba ke Kantor Kerjanya bersama adiknya yang juga ASN pemkab Lampung Timur berinisial DT (35) memarahinya dengan kata-kata kasar dan Menuduhnya sebagai Tukang Aborsi di depan Umum.

Atas tindakan yang dilakukan Oknum Polisi tersebut FA mengalami Kerugian Moril dan Immaterial.

Baca Juga :  Sat Sabhara Kobar Sambangi Kantor KPUD

FA mengungkapkan atas tindakan yang dilakukan Oknum Polisi tersebut ia mengalami trauma dan merasa dipermalukan atas tuduhan yang tidak benar.
“Saya trauma, ini sangat berdampak negatif terhadap kehidupan sosial dan nama instansi Saya bekerja. Saya tidak Terima atas tuduhannya yang menyebut saya sebagai tukang aborsi dan perbuatannya di kantor saya” Paparnya kepada haluanlampung.com

FA mengatakan kejadian tersebut sangat berdampak juga terhadap keluarga saya, karenanya saya sangat berharap pihak berwajib menindak kasus ini secara profesional dan melakukan tindakan yang seadil-adilnya.

“Saya harap kasus ini segera diselesaikan Supaya memberikan efek jera dan tidak ada korban-korban yang diintervensi lagi olehnya. Proses hukum tetap berjalan Harus tuntas dan jelas , Oknum polisi itu agar membersihkan nama baik saya. Jika memang ada permohonan maaf pasti kami Terima dengan baik” Tandasnya

Baca Juga :  Kapolres Muaro Jambi Kukuhkan Polsek Sungai Gelam dan Polsek Bahar Selatan

Sementara itu, Oknum ASN Pemkab Lampung Timur DT (35) yang ikut terlibat juga sudah dilaporkan ke Polres Lampung Timur dengan Nomor Laporan STTLP/B-94/III/2021/POLDA LAMPUNG/RES LAMTIM pada tanggal 1 Maret 2021. Dan Laporan kepada Polda Lampung diterima oleh bagian Pelayanan Pengaduan Bripka Samsul.

Diketahui dari Pihak FA, hingga saat ini Oknum Polisi dan Oknum ASN tersebut belum ada itikad baik untuk menyampaikan permohonan maaf terhadap FA. (sela)

Facebook Comments