Oknum Guru Ngaji Tersangka Pencabulan Terancam Hukuman 15 Tahun

  • Whatsapp
Iptu Ramon Zamora, didampingi Kasubbag Humas Polres Tanggamus, Iptu M. Yusuf, saat jumpa pers di Mapolres Tanggamus

Tanggamus — Aksi Cabul Oknum guru ngaji ” RH” Warga kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Pusat Kabupaten Tanggamus Yang telah melakukan perbuatan Cabul terhadap 7 anak muridnya yang masih di bawah umur terancam hukuman Pidana 15 tahun penjara. Senin (01/10/2021).

Dalam komperensi pers, Senin (01/11/2021). Kasatreskrim Polres Tanggamus, Iptu Ramon Zamora, SH. yang mewakili Kapolres, AKBP Satya Widhy Widharyadi mengungkapkan bahwa, “RH” dikenakan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penindungan Anak dan ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.

“RH terancam hukuman 15 tahun penjara ,atas perbuatan yang telah disangkakan tersebut, saat ini tersangka ditahan di Rutan Polres Tanggamus dan masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut,” kata Iptu Ramon Zamora, didampingi Kasubbag Humas Polres Tanggamus, Iptu M. Yusuf, saat jumpa pers di Mapolres Tanggamus.

Baca Juga :  Korem 043/Gatam Terima Dukungan LCD Proyektor dari Disinfohlatad

Iptu Ramon Zamora mengungkapkan, aksi tidak senonoh RH mencabuli 7 muridnya berusia 9 sampai 11 tahun, dilakukan di kamar mandi rumah RH di kelurahan Kuripan Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus pada Senin, 18 Oktober 2021, Pukul 16.30 WIB.

Aksi tidak senonoh ini kemudian terungkap saat salah seorang korban inisial A yang berusia 9 tahun pada hari Minggu, tanggal 24 Oktober 2021, berawal korban mengeluhkan sakit pada alat kelamin ketika hendak buang air kecil, kemudian ibu korban menanyakan kepada korban apa yang terjadi.

Kemudian pelapor mendatangi orang tua masing-masing anak dan menceritakan kejadian tersebut. Orang tua anak yang menjadi korban pencabulan tidak terima dengan hal tersebut dan melapor ke Polsek Kotaagung untuk mencegah hai-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Djarum Trees for Life Hijaukan Tol Trans Sumatera

“Setelah dilakukan  penyelidikan kemudian pada tanggal 25 Oktober 2021 dilakukan penangkapan terhadap pelaku,” ungkap Kasat.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti baju koko warna putih, sarung warna hitam dan hasil visum Et Repertum.

“Dari hasil penyidikan korban, perbuatan cabul yang saat ini dilakukan tersangka RH, ada tujuh orang yang dicabuli, seluruhnya murid mengaji RH,” pungkas Ramon.

Sementara keterangan dari RH saat komperensi pers di tempat, mengaku khilaf saat melakukan hal tersebut.

“Saya minta maaf kepada korban dan keluarga korban, mau mengampuni kesalahan dan dosa saya,” terang RH. (Fahmi Y)

Pos terkait