Oknum Anggota TNI AD Serda ZA Anggota Rindam XVI Pattimura Ambon, di Sinyalir Ambil Alih Rumah Wartawan  

  • Whatsapp

Ambon – Kabupaten seram bagian barat, Kecamatan Kairatu, Dusun Talaga Ratu, Nasib pilu menimpa seorang ibu dengan tiga orang anak yang berprofesi sebagai wartawan di salah Media Nasional, mengalami tindakan tidak terpuji oleh oknum anggota TNI AD aktif yang masih bertugas di satuan Rindam XVI Pattimura Ambon. suli Maluku tengah.

Rabu (27 /2/21) jam 6 WIT di kediaman keluarga ibu yang menjadi korban penalantaran Desa hunuth, Kecamatan teluk dalam baguala, Kotamadya Ambon, menuturkan kepada wartawan kisah pilu berawal ketika Beta (saya ) hidup di sebuah rumah yang beralamatkan Dusun Talaga Ratu dari tahun 2006 dengan mantan suami dan ke tiga anak Beta yang berinisial Ap Ip dan do sampai pada tahun 2010, ketika itu rumah tangga goyah dan ahirnya suami meninggalkan Beta dan anak anak dengan wanita lain bahkan sampai meninggalkan tugas dan kewajibannya sebagai anggota TNI AD Rindam XVI Pattimura dan Beta cerai resmi tahun 2013,

Baca Juga :  Tim Investigasi AWPI Menyerahkan Laporan Resmi Terkait Dugaan Pelanggaran PPKM Darurat

Beta dan anak anak tetap bertahan hidup di rumah sampai ke dua anak Beta menikah.

Lanjutnya, sekitar bulan Agustus 2019 Beta di tugaskan peliputan Papua barat, kemudian beta bolak balik ambon Papua terakhir bulan Januari Beta ke Ambon lagi lalu ada gempa, yang mengakibat rumah Beta kamarnya jebol dan trauma, Beta balik lagi ke Papua, sampai terjadi wabah covid 19 dan tak bisa kembali ke Ambon, kabupaten seram bagian barat.

Sampai pada tanggal (20/11/2020) baru bisa datang ke Ambon lagi, Sebelumnya bulan Juli 2020 anak Beta yg tertua memberikan kabar bahwa bapaknya Talib Pontororeng (pecatan TNIAD) sudah menjual rumah, tetapi Beta tidak bisa pulang ke Ambon masih suasana wabah Covid-19.

Baca Juga :  AWPI DPD Kalteng Pimpin Lintas Organisasi Bantu Musibah Kebakaran

Alhasil Beta sudah hampir 2 bulan lebih terlantar dan tinggal berpindah-pindah tempat, sebab rumah Beta sudah di ambil alih oleh Oknum Serda Zainal Akollo ,tutur korban yang terlantar

sampai berita in di publikasikan korban masih terus cari solusi untuk mendapatkan kembali tempat tinggal yang sudah 14 tahun di tempati oleh dirinya dan anak anaknya. (Sod)

Facebook Comments