Nunggak Pajak, 22 Objek Pajak Disegel

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG- Lantaran masih menunggak pajak, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyegel reklame 22 tempat usaha.
Kepala Bidang (Kabid) Pajak Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung, Andre Setiawan, selain tempat usaha, seperti rumah makan, pihaknya juga menyegel reklame SPBU. Namun kata ia, saat ini SPBU tersebut sudah melunasi kewajibannya.
Dia mengatakan, pemasangan segel itu setelah diketahui wajib pajak tak merespons petugas Unit Pelaksana Tugas (UPT) setelah kali ketiga dilayangkan surat.
“Penempelan segel objek pajak itu akan kita lakukan rutin atas permintaan UPT pada masing-masing wilayah. Ini agar mereka tertib dalam melunasi kewajibannya,” katanya.
Wali Kota Bandar Lampung, Herman H.N., meminta para pelaku usaha di daerah itu tertib dalam membayar pajak supaya pembangunan di wilayah setempat dapat berjalan secara optimal.
“Ya, pengusaha itu harus pajak sebab uang dari itu kan tidak lain untuk pembangunan Kota Bandar Lampung,” katanya di Bandar Lampung, Senin (4/11).
Hasil pembayaran pajak para pengusaha di daerah tersebut, digunakan Pemkot Bandar Lampung untuk berbagai kegiatan pembangunan, antara lain pembangunan jalan, melebarkan jalan, pembangunan keagamaan, bedah rumah, dan masalah lainnya di kota tersebut.
Wali Kota Bandar Lampung dua periode itu, mengatakan saat ini sudah ada 22 stiker penyegelan terhadap reklame para pengusaha yang menunggak pajak di daerah tersebut.
Herman mengatakan, tak akan mengenakan denda kepada para pengusaha yang terlambat dalam membayar pajak, namun agar mereka tidak takut dan tertib dalam membayar pajak.
“Tak ada denda, para pengusaha cepat bayar tepat waktu pajaknya. Saat masang (reklame, red.) bayar, kalau lewat segera bayar, dinas terkait juga sudah maksimal dalam sosialisasi tertib bayar pajak,” ujarnya.
(ant)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.