Nelayan Teluk Rangai Desak Koboi Ko Ahan Ditangkap

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG- Aksi koboi Handry Suptra alias Ko Ahan, ternyata sudah menjadi momok para nelayan pesisir Teluk Rangai, Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Betapa tidak, perilaku memberondong perahu nelayan sudah sering dilakukan Ko Ahan, namun hingga kini belum ada tindakan hukum yang dapat menjerat Ko Ahan.

Saat di temui di lokasi L, pemilik perahu yang menjadi korban penembakan Ko Ahan, menunjukkan kondisi perahu yang dibrondong oleh Ko Ahan, terlihat ada enam lubang bekas tembakan di perahu.

“Perahu tersebut disewa DI dan dua orang rekannya untuk memancing di seputaran Pulau Condong Laut sekitarnya dan sepulang dari memancing DI menceritakan jika perahunya ditembak oleh Ko Ahan,” ungkap L, saat ditemui di rangai, Minggu (20/9/20).

Baca Juga :  543 KK Cairkan BLT Tahap 5 Di Desa Kuta

Dipertegas R salah satu nelayan, kejadian tersebut bukan sekali ini saja sudah seringkali terjadi.
“Kami nelayan di Teluk Ratai ini sudah merasa resah, bagaimana tidak, pulau condong dan sekitarnya saat ini sudah dipasang pembatas dengan menggunakan tali yang dipasang pelampung agar nelayan tidak dapat mendekati pulau, padahal pulau di sekitar ini sangat membantu ketika ada angin badai atau perahu yang mengalami kerusakan dan untuk mencari air,” ungkapnya.

R juga mengaku jika saat ini jangankan untuk mendekat ingin merapat di pulau saja Kami sudah tidak bisa lagi, akibat permasalahan ini, hasil tangkapan kami sebagai nelayan sangat berkurang, apa lagi kalau musim angin barat kami tidak bisa melaut, takut ketika ada masalah dengan perahu kami gak ada tempat berlindung dan resiko ditembak selalu menghantui,” keluhnya.

Baca Juga :  Lapor Oknum Anggota DPRD, PB PMII Beri Apresiasi ke PKC Lampung

Akibat kejadian ini, R mewakili para nelayan berharap oknum penembak terhadap perahu nelayan dapat ditindak tegas.
“Kami para nelayan disini berharap pada aparat terkait untuk memperhatikan kami para nelayan dan menindak tegas pelaku penembakan. Kepada siapa lagi kami mengadu selama ini kami mengadu ya hilang begitu saja, bantu kami pak, sampaikan keluhan kami pada pemerintah,” harapnya. (Adien).

Facebook Comments