Nakes 1 Tahun Belum Terima Jaspel, BALAK Kecam Keras Pihak RSUD Ryacudu

  • Whatsapp
Koorsinator Balak, Yuridis Mahendra/Idris Abung

Bandarlampung – Terkait jeritan Nakes di RSUD HM Ryacudu Lampung Utara, mendapat perhatian dari Barisan Anak Lampung Analitik Keadilan (BALAK) yang mengecam keras dan sangat prihatin atas kejadian Yang menimpa tenaga kesehatan Honorer Rumah sakit umum daerah H. Mayjen Ryacudu Lampung Utara yang heboh di dunia Media sosial, yang membuat kehebohan ditengah masyarakat.

Kecaman itu bukan tanpa alasan sebab Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Mayjen Ryacudu Lampung Utara (Lampura) diketahui belum membayar jasa pelayanan (Jaspel) tenaga kesehatan (Nakes) sekitar 1 tahun yang merupakan hak tenaga kesehatan RS Daerah Lampung Utara ini.

Koordinator Barisan Anak Lampung Analitik Keadilan (BALAK), Yuridis Mahendra yang akrab disapa Idris Abung, menegaskan bahwa hal ini sangat kurang pantas dan kurang manusiawi dimasa pandemi “Seyogyanya pihak RSUD mampu mencarikan solusi terkait hal ini pasalnya masa iya tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak garda terdepan yang memperjuangkan kesehatan mengalami hak yang tidak sehat selama 1 tahun, ” ungkap Idris Abung.

Baca Juga :  Resmi jadi Ketua DPD AWPI Lampung, Refky Akan Jadikan AWPI Organisasi yang Kompeten

“Tentunya Kami sangat prihatin dengan nakes yang mengalami kejadian tenaga kesehatan berkerja tanpa mendapatkan haknya, lalu bagaimana mereka memenuhi kebutuhan hidup, bagaimana mereka mau berkerja maksimal sepenuh hati dan tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap pelayanan masyarakat.

“Kita semua sudah tahulah ya jika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik, tapi jika tidak di tunjang dengan penghasilan kebutuhan hidup yang baik bagaimana mau hasilnya baik. Sedangkan pemenuhan hak nakes yang sudah baik saja masih banyak kelemahan apa lagi hal yang terjadi seperti ini. Terlebih tenaga kesehatan saat ini berkerja dibawah ancaman penularan Pandemi”

” Sejauh ini kami sedang melakukan penelusuran dalam kerangka pengumpulan alat bukti bahan keterangan” ungkap Idris Abung

Baca Juga :  Tim Asnik Denpal II/3 Bandar Lampung Cek Ranmor Dinas Korem 043/Gatam

“Setahu kami Beberapa bulan yang lalu saya pernah mendengar hal ini dan telah menjadi sorotan dari pihak DPRD Lampung Utara telah memanggil (Hearing) dengan pihak RSUD HM RYACUDU, saya kira sudah selesai ya ternyata masalahnya makin besar”

“Berdasarkan data yang telah kami himpun, sementara ini RSUD ini memiliki sekitar lebih ku600 nakes yang tiap hari bekerja, kemudian Jaspel pegawai atau nakes RSUD sejak November 2020 hingga Agustus 2021 belum terbayarkan dengan besaran Rp500.000 per orang di setiap bulannya,” ujarnya.

Idris Abung pun menegaskan bahwa Balak tidak main main untuk urusan ini sehingga dirinya menilai Tidak Dibayarkannya Jasa pelayanan selama 1 tahun itu sudah sangat parah harus mendapatkan perhatian khusus dari semua pihak terutama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara agar dapat segera menindak lanjuti keluhan tenaga kesehatan RSUD HM RYACUDU dan memberikan klarifikasi. (*)

Facebook Comments